PRADANA MEDIA

JUJUR, TEPAT DAN TERPERCAYA

NASIONAL OLAHRAGA

Macan Kemayoran Uji Nyali di Jepara: Pesta Gol atau Tersandung Tekanan Tuan Rumah?

Bagikan Berita

Jepara, Pradanamedia – Persija Jakarta membawa momentum panas ke pesisir utara Jawa. Bertandang ke markas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin malam (4/5), laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 ini bukan sekadar formalitas—ini soal menjaga napas di papan atas.

Kemenangan telak 4-0 atas Persis Solo jadi sinyal bahwa lini depan Persija sedang “on fire”. Skema serangan yang dipimpin Allano Lima tampil agresif dan efisien, memperlihatkan wajah tim yang tak hanya mengejar poin, tapi juga dominasi.

Di balik euforia itu, pelatih Mauricio Souza memilih tetap dingin. Sepekan jeda dimanfaatkan untuk merapikan detail—bukan cuma mempertajam serangan, tapi juga menutup celah di lini belakang yang kerap jadi titik rawan saat unggul.

Persija kini duduk di posisi tiga klasemen dengan 62 poin, masih dalam jangkauan perburuan gelar meski terpaut dari Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda. Artinya, setiap laga sisa adalah final kecil—tak ada ruang untuk terpeleset.

Namun Jepara bukan tempat yang ramah bagi tim tamu. Persijap mungkin baru saja kehilangan momentum usai tumbang tipis dari Dewa United, tapi kekuatan mereka di kandang tak bisa diremehkan. Dua kemenangan beruntun di laga home sebelumnya menunjukkan bahwa Laskar Kalinyamat tahu cara memanfaatkan atmosfer pendukung sendiri.

Pelatih Mario Lemos juga tak terlihat gentar. Meski kehilangan Carlos Franca akibat akumulasi kartu, ia menolak menjadikan itu alasan. Persijap tetap menyiapkan pendekatan menyerang, bukan sekadar bertahan menunggu tekanan.

Menariknya, Lemos tak memberi perhatian khusus pada satu nama di kubu Persija. Baginya, ancaman datang dari kolektivitas—sebuah pengakuan bahwa Macan Kemayoran kini bermain sebagai unit, bukan sekadar mengandalkan individu.

Rekam jejak pertemuan memberi sedikit keunggulan psikologis bagi Persija, termasuk kemenangan 2-0 pada putaran pertama musim ini. Tapi sejarah juga mencatat, Persijap pernah menghajar Persija dengan skor mencolok di masa lalu—pengingat bahwa laga ini jauh dari kata pasti.

Di atas kertas, Persija lebih diunggulkan. Tapi di lapangan, faktor kandang, tekanan klasemen, dan dinamika permainan bisa mengubah segalanya. Jika Persija lengah, Jepara bisa jadi jebakan. Jika tidak, malam ini bisa kembali jadi panggung unjuk gigi lini serang ibu kota. (AK)


Bagikan Berita

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *