PRADANA MEDIA

JUJUR, TEPAT DAN TERPERCAYA

HUKUM KEAMANAN DAN PERISTIWA LOKAL

Pengakuan Robi Buka Arah Baru Penyidikan Tragedi Tumbang Kalemei, Empat Nama Diduga Terlibat

Bagikan Berita

KATINGAN, PRADANAMEDIA – Penyidikan kasus penyerangan terhadap personel Satresnarkoba Polres Katingan di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, terus berkembang. Keterangan yang disampaikan salah satu terduga pelaku, Isnan Melani Pebriansyah alias Robi, menjadi petunjuk baru bagi penyidik dalam mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam insiden berdarah tersebut.

Robi, yang diamankan tim gabungan beberapa hari setelah kejadian, awalnya disebut memberikan keterangan yang berubah-ubah saat menjalani pemeriksaan. Namun setelah proses pendalaman dilakukan, ia akhirnya mengungkap sejumlah informasi yang mengarah pada identitas beberapa orang yang diduga ikut melakukan penyerangan terhadap anggota kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan sementara, penyidik memperoleh nama empat orang yang disebut diduga memiliki keterlibatan dalam aksi kekerasan tersebut. Informasi itu kini menjadi dasar bagi aparat untuk memperluas penyelidikan sekaligus mempercepat pengejaran terhadap para terduga pelaku yang hingga kini masih belum tertangkap.

Tim gabungan Polda Kalimantan Tengah bersama Polres Katingan terus bergerak melakukan pencarian di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian para buronan. Aparat juga mengumpulkan berbagai alat bukti lain guna menguatkan konstruksi perkara dan memastikan peran masing-masing pihak dalam peristiwa tersebut.

Kasus penyerangan di Tumbang Kalemei sebelumnya menyita perhatian publik setelah operasi pemberantasan narkotika yang dilakukan personel Satresnarkoba Polres Katingan berujung pada aksi penyerangan yang menyebabkan gugurnya anggota kepolisian saat menjalankan tugas.

Hingga saat ini, proses penyidikan masih berlangsung. Kepolisian menegaskan akan terus memburu seluruh pihak yang diduga terlibat agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Aparat juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan para buronan agar segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian untuk mempercepat proses penegakan hukum. (AK)


Bagikan Berita

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *