
Pradanamedia, Jakarta – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB), Muhaimin Iskandar, resmi melantik Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB se-Indonesia dalam sebuah acara yang digelar di Jakarta.Dalam pelantikan tersebut, Rahmanto Muhidin ditetapkan sebagai Ketua DPW PKB Kalimantan Tengah, didampingi Wiwin Susanto sebagai Sekretaris dan Reno sebagai Bendahara.Dalam sambutannya, Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa amanat besar yang diemban seluruh jajaran pengurus DPW PKB adalah memenangkan Pemilu Legislatif 2029. Ia juga menekankan pentingnya fungsi pengawasan internal partai terhadap anggota legislatif dari PKB yang saat ini duduk di parlemen, agar bekerja secara maksimal dan berorientasi pada pembangunan daerah masing-masing.“PKB lahir bukan semata-mata untuk mengejar kekuasaan, tetapi untuk menghadirkan politik yang bermoral, beretika, dan berpihak kepada rakyat,” tegas Muhaimin.Sementara itu, Ketua DPW PKB Kalimantan Tengah terpilih, Rahmanto Muhidin, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran rangkaian kegiatan AKPOLBANG (Akademi Politik Kebangsaan) sekaligus pelantikan DPW PKB se-Indonesia. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki tujuan strategis dalam membentuk kader PKB yang berjiwa kebangsaan dan berorientasi pada lahirnya negarawan dari tubuh partai.Rahmanto juga mengungkapkan bahwa DPW PKB Kalimantan Tengah telah menyiapkan agenda lanjutan, yakni pengukuhan pengurus DPW dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PKB yang akan dilaksanakan pada 14 hingga 18 Februari 2026.“Orientasi pengurus ini bertujuan agar seluruh jajaran memahami tugas, fungsi, serta tanggung jawabnya terhadap partai. Kaderisasi menjadi hal yang wajib agar kader PKB, baik di legislatif maupun eksekutif, mampu mengimplementasikan ideologi partai dalam bentuk kebijakan nyata,” jelas Rahmanto.Sebagai Ketua DPW PKB Kalimantan Tengah, Rahmanto turut memohon restu dan doa dari seluruh lapisan masyarakat, simpatisan, serta tokoh agama di Kalimantan Tengah agar bersama-sama membangun daerah menuju masyarakat yang “thayyibatun wa rabbun ghafur”. (AK)





