Menkes Budi Gunadi Sadikin Kunjungi Palangka Raya, 637 Ribu Masker dan Alat Kesehatan Disiapkan untuk Dampak Karhutla

PALANGKA RAYA l PRADANAMEDIA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyiapkan bantuan berupa ratusan ribu masker, alat bantu pernapasan, oksigen, hingga vitamin untuk mendukung penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng).
Bantuane tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan risiko kesehatan masyarakat di tengah bencana karhutla. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kota Palangka Raya pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Puskesmas Menteng di Jalan Temanggung Tilung Induk telah melakukan persiapan menyambut kedatangan rombongan Kemenkes RI. Sejumlah fasilitas kesehatan juga masuk dalam agenda peninjauan untuk melihat langsung kesiapan pelayanan kesehatan di daerah terdampak.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bantuan yang disiapkan Kemenkes RI meliputi 137 ribu masker KN95 dan 500 ribu masker bedah, dengan total mencapai 637 ribu masker.Selain itu, bantuan mencakup 50 unit konsentrator oksigen, 35 unit nebulizer, 100 unit tabung oksigen, serta 37 unit alat pemurni udara (air purifier).

Dukungan juga diberikan dalam bentuk 270 botol multivitamin sirup dan 800 strip multivitamin tablet.Bantuan tersebut ditujukan untuk menunjang pelayanan kesehatan, terutama dalam menghadapi risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap karhutla. Ketersediaan masker dan peralatan medis menjadi salah satu kebutuhan penting ketika kualitas udara memburuk dan masyarakat rentan mengalami keluhan kesehatan.
Sejumlah Fasilitas Kesehatan Masuk Agenda KunjunganDalam agenda kunjungan kerja tersebut, Menkes Budi Gunadi Sadikin bersama rombongan dijadwalkan meninjau Puskesmas Menteng, Rumah Oksigen dan rumah jabatan Gubernur Kalteng, serta RSUD dr. Doris Sylvanus di Jalan Tambun Bungai.
Rombongan juga merencanakan kunjungan ke Puskesmas Panarung di Jalan Keruing. Sementara itu, agenda ke fasilitas Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah di kawasan Jalan RTA Milono masih bersifat tentatif dan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Peninjauan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat kesiapan fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah dampak karhutla.
Layanan Pemeriksaan Gratis hingga Skrining Kesehatan MentalDalam rangkaian kegiatan, layanan mobil kesehatan atau Mobil Eskrim turut dicantumkan sebagai bagian dari pelayanan bagi masyarakat.
Layanan yang disiapkan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis dengan dokter umum yang bersiaga, edukasi kesehatan mental melalui pelayanan PKRS, serta skrining kesehatan mental gratis dengan psikolog klinis yang bertugas.
Masyarakat juga direncanakan mendapatkan pembagian masker KN95 secara gratis.Kehadiran layanan tersebut tidak hanya berfokus pada keluhan fisik, tetapi juga membuka akses pemeriksaan kondisi psikologis masyarakat yang menghadapi situasi bencana.
Setelah menyelesaikan seluruh agenda di Palangka Raya, rombongan Kemenkes RI direncanakan kembali menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Rombongan tidak dijadwalkan menginap di Palangka Raya.
Dukungan bantuan medis dan peninjauan fasilitas kesehatan ini menjadi bagian penting dalam penanganan dampak karhutla. Namun, perlindungan masyarakat tetap membutuhkan kesiapan pelayanan kesehatan, distribusi bantuan yang tepat sasaran, serta pemantauan kondisi kesehatan warga selama paparan asap masih berisiko. (Red)











