
JAKARTA, Pradanamedia – Persaingan di Grup G Piala Dunia 2026 langsung berlangsung ketat sejak pertandingan pembuka. Tidak satu pun tim mampu mengamankan kemenangan sehingga Selandia Baru, Iran, Belgia, dan Mesir harus puas mengawali turnamen dengan raihan satu poin.
Meski memiliki jumlah poin yang sama, Selandia Baru sementara memuncaki klasemen berkat produktivitas gol yang lebih baik. Mereka unggul tipis atas Iran, sementara Belgia dan Mesir berada di posisi ketiga dan keempat.
Laga antara Selandia Baru dan Iran menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada matchday pertama. Kedua tim silih berganti mencetak gol sebelum akhirnya bermain imbang 2-2.
Selandia Baru membuka keunggulan cepat pada menit ketujuh melalui Elijah Just yang memanfaatkan umpan matang Chris Wood. Iran yang tertinggal langsung meningkatkan tekanan dan beberapa kali mengancam gawang lawan.
Upaya tim Asia tersebut membuahkan hasil pada menit ke-32 saat Ramin Rezaeian sukses menyambar bola muntah di kotak penalti untuk menyamakan kedudukan. Iran bahkan sempat mencetak gol kedua menjelang turun minum, namun dianulir karena offside.
Memasuki babak kedua, Elijah Just kembali membawa Selandia Baru unggul lewat kerja sama apik bersama Chris Wood. Namun keunggulan itu hanya bertahan sembilan menit setelah Mohammad Mohebi mencetak gol penyeimbang melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Saman Ghoddos.
Kedua tim terus berupaya mencari gol kemenangan hingga menit akhir. Iran tampil agresif lewat serangan bertubi-tubi, sementara Selandia Baru mengandalkan serangan balik cepat. Namun tidak ada tambahan gol yang tercipta dan laga berakhir dengan skor 2-2.
Sementara itu, pertandingan lain mempertemukan Belgia dan Mesir yang juga berakhir tanpa pemenang. Duel yang berlangsung sengit tersebut ditutup dengan skor 1-1 setelah kedua tim menampilkan karakter permainan yang berbeda.
Belgia tampil dominan dalam penguasaan bola sejak awal pertandingan, tetapi Mesir justru lebih efektif memanfaatkan peluang. Tim asal Afrika itu berhasil membuka keunggulan pada menit ke-19 melalui Emam Ashour.
Gol bermula dari pergerakan Mohamed Salah yang menusuk ke area tengah sebelum mengirimkan umpan terukur kepada Ashour. Gelandang Mesir tersebut langsung melepaskan tendangan keras yang gagal dijangkau Thibaut Courtois.
Tertinggal satu gol membuat Belgia meningkatkan intensitas serangan. Kevin De Bruyne dan Jeremy Doku beberapa kali mencoba membongkar pertahanan Mesir, namun lini belakang lawan tampil disiplin menjaga keunggulan hingga turun minum.
Peluang terbaik Belgia pada babak pertama hadir menjelang jeda ketika Jeremy Doku memperoleh ruang tembak bebas di dalam kotak penalti. Namun, penyelesaian akhirnya masih melambung tipis di atas mistar.
Babak kedua berjalan semakin terbuka. Mesir hampir menggandakan keunggulan saat Mohamed Salah mendapatkan peluang melalui sundulan kepala, tetapi Courtois mampu melakukan penyelamatan penting. Bola liar yang jatuh di kaki Emam Ashour juga gagal dimaksimalkan menjadi gol kedua.
Di sisi lain, Belgia sempat mengancam lewat tendangan bebas Kevin De Bruyne yang hanya membentur tiang gawang. Momentum kebangkitan akhirnya datang setelah pelatih Belgia memasukkan Romelu Lukaku pada menit ke-66.
Kehadiran striker bertubuh besar itu langsung memberikan dampak instan. Hanya beberapa detik setelah masuk lapangan, Belgia berhasil menyamakan kedudukan melalui situasi yang berawal dari umpan silang Thomas Meunier. Dalam duel di depan gawang, bek Mesir Mohamed Hany melakukan antisipasi yang kurang sempurna sehingga bola justru masuk ke gawang sendiri.
Setelah skor menjadi 1-1, Belgia terus menekan demi membalikkan keadaan. Lukaku nyaris mencetak gol kemenangan menjelang akhir laga melalui sundulan jarak dekat, tetapi bola melambung tipis di atas mistar.
Mesir juga sempat meminta hadiah penalti pada menit-menit akhir setelah Ahmed Mostafa Zizo terjatuh di area terlarang. Namun wasit menilai tidak ada pelanggaran sehingga permainan tetap dilanjutkan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tidak berubah. Hasil tersebut membuat Belgia dan Mesir harus puas berbagi angka serta berada di bawah Selandia Baru dan Iran dalam klasemen sementara karena kalah dalam produktivitas gol.
Dengan seluruh tim mengoleksi satu poin, persaingan di Grup G dipastikan masih terbuka lebar. Matchday berikutnya akan menjadi penentu penting bagi keempat kontestan dalam upaya mengamankan tiket menuju babak gugur.(AK)





