
KUMAI l PRADANAMEDIA – Bantuan kebutuhan pokok kembali disalurkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada masyarakat. Kali ini, sebanyak 1.000 paket pangan diberikan kepada warga Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Selasa (6/10/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung Gubernur Kalteng Agustiar Sabran didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran serta jajaran pemerintah daerah.
Setiap paket bantuan berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir dan 1 liter minyak goreng.
Tak hanya bantuan pangan, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Huma Betang Sejahtera sebesar Rp250 ribu untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
BLT tersebut menyasar masyarakat di Kelurahan Kumai Hilir, Kumai Hulu dan Candi dengan total 1.484 penerima manfaat.
Dukungan untuk masyarakat juga diberikan dalam bentuk 5.000 liter air bersih, masker serta vitamin. Bantuan kesehatan ini menjadi penting di tengah kondisi udara yang masih terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Gubernur Agustiar menegaskan, keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi perhatian pemerintah, terutama ketika Karhutla berdampak terhadap kualitas udara dan aktivitas warga.
Ia juga menyampaikan komitmen Pemprov Kalteng untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa dipersulit. Warga cukup membawa KTP untuk memperoleh layanan kesehatan yang disediakan pemerintah.
Selain itu, kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak Karhutla juga menjadi perhatian. Pemerintah provinsi meminta pendataan dilakukan secara tepat agar distribusi bantuan benar-benar menyasar wilayah dan masyarakat yang membutuhkan.
Agustiar juga mengingatkan agar bantuan pemerintah diberikan secara tepat sasaran, termasuk kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok yang terdampak langsung oleh Karhutla.
Sementara itu, Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Kalteng kepada masyarakat Kobar. Menurutnya, bantuan tersebut relevan dengan kondisi masyarakat, khususnya di tengah persoalan asap akibat Karhutla.
Bantuan pangan, air bersih, masker hingga vitamin menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kebutuhan dasar dan kesehatan masyarakat di tengah situasi Karhutla yang masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Kalteng. (Red)











