Dari Upaya Kabur ke Kabar Duka, Riwayat Terpidana Kasus Penembakan Kurir Berakhir di Lapas

PALANGKA RAYA, PRADANAMEDIA – Nama Anton Kurniawan Stiyanto kembali menjadi perbincangan. Mantan anggota polisi yang menjalani hukuman seumur hidup dalam kasus penembakan seorang kurir ekspedisi itu dilaporkan meninggal dunia di Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Sabtu (30/5).
Kabar tersebut menyisakan tanda tanya sekaligus mengakhiri perjalanan panjang pria yang pernah menjadi sorotan publik akibat kasus kriminal yang mengguncang Kalimantan Tengah beberapa tahun lalu.
Informasi yang beredar menyebutkan, Anton ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area lembaga pemasyarakatan. Petugas lapas segera melakukan penanganan dan berkoordinasi dengan aparat terkait untuk memastikan penyebab kematian narapidana tersebut.
Peristiwa itu terjadi tidak lama setelah Anton kembali menjadi perhatian akibat dugaan percobaan melarikan diri dari dalam lapas. Upaya tersebut disebut berlangsung usai dirinya menerima kunjungan keluarga. Namun aksi itu berhasil digagalkan petugas sebelum yang bersangkutan keluar dari area pengamanan.
Anton diketahui menjalani hukuman penjara seumur hidup setelah divonis bersalah dalam kasus penembakan terhadap seorang kurir ekspedisi yang sempat menyita perhatian masyarakat luas. Putusan tersebut sekaligus mengakhiri kariernya sebagai anggota kepolisian.
Kini, kisah yang selama bertahun-tahun melekat pada nama Anton berujung di balik tembok penjara. Sementara itu, aparat masih melakukan pendalaman guna mengungkap secara pasti penyebab kematiannya.
Berakhirnya hidup terpidana kasus penembakan kurir tersebut menutup satu bab kontroversial yang pernah menjadi catatan kelam di dunia penegakan hukum Kalimantan Tengah. (AK)






