Box Culvert Ambles di Jalur Trans Kalteng, DPRD Soroti Kualitas Infrastruktur dan Desak Evaluasi Menyeluruh

PALANGKA RAYA, PRADANAMEDIA – Amblesnya box culvert di ruas Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Kilometer 11 jalur Kasongan–Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, kembali memunculkan perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan nasional di Kalimantan Tengah. Insiden yang sempat menghambat arus lalu lintas tersebut dinilai menjadi peringatan bahwa sejumlah fasilitas penunjang transportasi memerlukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid, menilai pemerintah melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh jembatan maupun box culvert yang berada di sepanjang jalur Trans Kalimantan.
Menurutnya, pemeriksaan tidak cukup hanya dilakukan pada titik yang mengalami kerusakan, tetapi juga harus mencakup seluruh infrastruktur yang memiliki usia konstruksi cukup lama maupun berada di kawasan dengan tingkat kerawanan tinggi. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Ia mengatakan, inventarisasi kondisi infrastruktur harus menjadi prioritas agar pemerintah memiliki data yang akurat mengenai tingkat kelayakan setiap jembatan dan box culvert. Dengan pemetaan tersebut, penanganan maupun rehabilitasi dapat dilakukan berdasarkan skala prioritas, bukan sekadar menunggu hingga terjadi kerusakan.
Selain itu, kualitas pembangunan dan pekerjaan pemeliharaan juga dinilai perlu mendapat pengawasan lebih ketat. Setiap proyek infrastruktur diharapkan memenuhi standar teknis sehingga mampu bertahan menghadapi tingginya intensitas lalu lintas kendaraan yang melintas setiap hari.
Abdul Hafid juga menyoroti masih tingginya aktivitas kendaraan bermuatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL) yang melintasi jalan nasional. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang mempercepat penurunan kualitas jalan maupun struktur penunjangnya.
Seiring meningkatnya aktivitas angkutan hasil perkebunan, pertambangan, dan sektor lainnya di Kalimantan Tengah, kapasitas sejumlah ruas jalan dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan beban kendaraan yang melintas. Karena itu, pemerintah didorong mulai menyusun langkah jangka panjang, termasuk peningkatan kapasitas jalan serta pembangunan jalur alternatif untuk menjaga kelancaran distribusi barang dan mobilitas masyarakat.
Sementara itu, penanganan darurat terhadap box culvert yang ambles telah dilakukan menggunakan alat berat. Arus kendaraan kini sudah dapat melintas meski masih diberlakukan sistem buka tutup pada satu jalur guna menjamin keselamatan pengguna jalan selama proses perbaikan permanen berlangsung.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan berkala terhadap infrastruktur jalan nasional. Selain mendukung kelancaran transportasi, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat serta menjamin aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa gangguan.
Apabila diinginkan, saya juga dapat membuat versi yang lebih tajam dan khas Pradanamedia dengan gaya headline clickworthy, lead yang lebih kuat, dan SEO-friendly agar berpotensi lebih tinggi tampil di Google News. (AK)





