PRADANA MEDIA

JUJUR, TEPAT DAN TERPERCAYA

EKONOMI LOKAL

BBK Naik, Isu Berantai Menguat: Masyarakat Diminta Tenang, Hindari Panic Buying di SPBU

Bagikan Berita

Palangka Raya, Pradanamedia – Kenaikan harga Bahan Bakar Khusus (BBK) yang beredar melalui pesan berantai WhatsApp memicu kegelisahan di tengah masyarakat. Informasi tersebut menyebut adanya penyesuaian harga yang mulai berlaku pada 18 April 2026 pukul 00.00 WIB, dengan rincian sebagai berikut:

  • Pertamax: Rp12.600/liter (tetap)
  • Pertamax Turbo: Rp19.850/liter (naik Rp6.500)
  • Dexlite: Rp24.150/liter (naik Rp9.650)
  • Pertamina Dex: Rp24.450/liter (naik Rp9.650)
  • Produk lain: tidak mengalami perubahan

Pesan yang beredar luas ini langsung memicu reaksi publik, termasuk meningkatnya aktivitas pengisian BBM di sejumlah SPBU. Namun di balik derasnya informasi tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing melakukan pembelian secara berlebihan.

Distribusi BBM di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya, dipastikan masih berjalan normal tanpa gangguan pasokan. Antrean yang mulai muncul justru berpotensi menimbulkan kepadatan, mengganggu pelayanan, dan menciptakan kesan kelangkaan yang sebenarnya tidak terjadi.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana informasi yang beredar cepat di ruang digital dapat memicu respons spontan di lapangan. Dalam situasi seperti ini, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menyaring informasi serta menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang.

Warga juga diminta membeli BBM sesuai kebutuhan, tidak melakukan penimbunan, dan tetap menjaga situasi tetap kondusif. Reaksi berlebihan hanya akan memperburuk keadaan dan berdampak pada kenyamanan bersama.

Pada akhirnya, ketenangan publik menjadi kunci. Di tengah isu kenaikan harga, sikap tidak panik dan tetap rasional justru menjadi langkah paling efektif untuk menjaga stabilitas di lapangan. (AK)


Bagikan Berita

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *