
JAKARTA, PRADANAMEDIA – Gemuruh puluhan ribu suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) bisa berubah menjadi keheningan yang menyentuh ketika lagu “Tanah Airku” mulai dinyanyikan. Di tengah semangat mendukung Timnas Indonesia, suara Shanna Shannon menghadirkan suasana emosional yang membangkitkan rasa cinta terhadap Tanah Air.
Penyanyi muda tersebut semakin dikenal publik melalui penampilannya membawakan lagu-lagu nasional, terutama “Tanah Airku” yang kerap mengiringi momen setelah pertandingan Timnas Indonesia. Lagu yang identik dengan rasa bangga dan kerinduan terhadap Indonesia itu terasa semakin kuat ketika dinyanyikan di hadapan ribuan pendukung Merah Putih.
Perjalanan Shanna di dunia musik dimulai sejak 2015. Saat itu, ia mengunggah video membawakan lagu “Indonesia Pusaka” melalui YouTube. Dari langkah sederhana tersebut, namanya perlahan dikenal dan membuka kesempatan untuk tampil di panggung yang lebih luas.
Setahun kemudian, ketika usianya baru menginjak 10 tahun, Shanna dipercaya mewakili Asia dalam kegiatan bernyanyi dan akting di Walt Disney World, Florida, Amerika Serikat. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Namanya kembali mendapat perhatian pada 2017 setelah dipercaya menjadi Duta Lagu Kebangsaan Indonesia dalam kegiatan Kirab Kebangsaan, ketika Anies Baswedan masih menjabat Gubernur DKI Jakarta.
Seiring waktu, Shanna tidak hanya dikenal sebagai penyanyi muda, tetapi juga sebagai sosok yang kerap membawakan lagu nasional dalam berbagai acara penting. Salah satunya adalah penampilannya pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2024, di hadapan Presiden, pejabat negara, dan masyarakat.
Di luar aktivitas bermusik, Shanna juga menunjukkan kepedulian terhadap persoalan sosial. Pada usia 15 tahun, ia mendirikan Yayasan Shanna Shannon Indonesia Banget yang berfokus pada pendidikan serta kesejahteraan anak dan perempuan. Ia juga pernah terlibat dalam kegiatan Plan Indonesia yang bergerak di bidang hak dan kesetaraan anak serta perempuan.
Bagi banyak pendukung Timnas, penampilan Shanna membawakan “Tanah Airku” bukan sekadar hiburan di penghujung pertandingan. Lagu tersebut menjadi pengingat bahwa dukungan terhadap tim nasional juga membawa kebersamaan, kebanggaan, dan ikatan emosional sebagai sesama anak bangsa.
Ketika suara suporter perlahan mereda dan alunan lagu memenuhi stadion, suasana GBK seolah berubah menjadi ruang untuk merenungkan arti Indonesia bagi setiap orang yang hadir.
Melalui suaranya, Shanna Shannon menghadirkan kembali makna sebuah lagu kebangsaan dalam suasana yang sederhana, tetapi membekas. Sebuah pengingat bahwa rasa cinta Tanah Air tidak selalu harus disampaikan lewat kata-kata lantang, tetapi juga dapat tumbuh melalui musik yang menyentuh hati. (AK)











