Jangan Tergiur Harga Murah, Ini Tanda Mobil Bekas Pernah Tabrakan yang Wajib Diperiksa

JAKARTA, PRADANAMEDIA – Membeli mobil bekas memang bisa menjadi pilihan untuk mendapatkan kendaraan dengan harga lebih terjangkau. Namun, calon pembeli sebaiknya tidak hanya terpaku pada tampilan luar atau harga yang ditawarkan.
Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah memastikan kendaraan tersebut tidak memiliki riwayat kecelakaan berat. Mobil yang pernah mengalami tabrakan biasanya meninggalkan sejumlah tanda, meskipun telah diperbaiki dan kembali terlihat mulus.
Pemeriksaan dapat dimulai dari kondisi bodi dan celah antar-panel. Bodi kendaraan yang pernah mengalami benturan keras terkadang tidak lagi memiliki tingkat presisi yang sama seperti kondisi standar pabrik. Perhatikan perbedaan jarak antara kap mesin, pintu, fender, bumper hingga bagasi. Jika celah terlihat tidak rata atau berbeda antara sisi kiri dan kanan, hal tersebut patut dicermati.
Warna dan permukaan cat juga menjadi bagian yang tidak boleh dilewatkan. Panel yang pernah diperbaiki umumnya berpotensi mengalami pengecatan ulang. Perbedaan warna, tekstur cat, atau permukaan yang terlihat tidak seragam dapat menjadi petunjuk bahwa bagian tersebut pernah mendapatkan penanganan khusus.
Calon pembeli juga perlu melihat bekas las pada bagian rangka. Benturan berat dapat menyebabkan struktur kendaraan mengalami kerusakan sehingga membutuhkan perbaikan. Area seperti dudukan radiator, bagian rangka, pilar, hingga lokasi tertentu di ruang mesin perlu diperiksa secara teliti. Bekas pengerjaan las atau permukaan logam yang tidak lagi menyerupai kondisi pabrik patut menjadi perhatian.
Bagian engsel dan pintu pun dapat memberikan petunjuk. Perubahan warna pada engsel, pintu yang terasa kurang presisi ketika dibuka atau ditutup, maupun posisi pintu yang tidak lagi sejajar dengan panel di sekitarnya bisa menjadi indikasi kendaraan pernah mengalami perbaikan akibat benturan.
Pemeriksaan berikutnya adalah ruang mesin dan sasis. Calon pembeli sebaiknya melihat apakah terdapat bagian yang bengkok, bekas perbaikan atau ketidakwajaran pada struktur kendaraan. Kondisi sasis sangat penting karena berkaitan langsung dengan stabilitas dan keamanan ketika mobil digunakan.
Selain pemeriksaan secara visual, test drive juga penting dilakukan. Mobil yang pernah mengalami benturan pada bagian struktur atau kaki-kaki dapat menunjukkan gejala seperti kendaraan terasa tidak seimbang atau arah kendaraan cenderung berubah ketika dikendarai. Kondisi sudut roda juga perlu diperhatikan karena benturan berat dapat memengaruhi posisi kaki-kaki.
Karena itu, membeli mobil bekas sebaiknya tidak dilakukan terburu-buru hanya karena tampilan kendaraan terlihat mengkilap atau harga yang ditawarkan lebih murah. Pemeriksaan menyeluruh, termasuk bagian yang tersembunyi, dapat membantu calon pembeli menghindari kendaraan dengan riwayat kecelakaan yang berpotensi menimbulkan biaya perbaikan lebih besar di kemudian hari. (Red)










