PRADANA MEDIA

JUJUR, TEPAT DAN TERPERCAYA

HUKUM KEAMANAN DAN PERISTIWA LOKAL

Jelang May Day, Polda Kalteng Matangkan Strategi Pengamanan Lewat Gladi Posko dan TFG

Bagikan Berita

Palangka Raya, Pradanamedia – Menyambut momentum Hari Buruh Internasional (May Day), Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) menggelar rangkaian latihan terpadu guna memastikan kesiapan pengamanan di wilayahnya. Kegiatan ini dikemas melalui Gladi Posko, Tactical Floor Game (TFG), serta simulasi lapangan yang dipusatkan di Mako Ditsamapta Polda Kalteng, Rabu (22/4/2026) pagi.

Latihan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Kalteng, Wakapolda, para pejabat utama (PJU), serta berbagai satuan tugas yang terlibat dalam operasi pengamanan. Tak hanya itu, perwakilan dari sejumlah satuan kerja di jajaran Polresta Palangka Raya juga turut ambil bagian, mulai dari fungsi intelijen, reserse, hingga lalu lintas dan humas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalteng. Selanjutnya, dilaksanakan gladi posko yang berfokus pada penyusunan strategi pengamanan berbasis analisis situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas). Dalam sesi ini, para pimpinan membahas langkah taktis hingga penempatan personel berdasarkan perkiraan kondisi di lapangan.

Memasuki sesi Tactical Floor Game (TFG), peserta diberikan gambaran umum situasi kamtibmas oleh Direktur Intelkam, dilanjutkan dengan pemaparan teknis pelaksanaan simulasi. Setiap kepala satuan tugas, baik dari tingkat Polresta Palangka Raya maupun Polda Kalteng, kemudian mempresentasikan skenario penanganan sesuai fungsi masing-masing.

Dalam arahannya, Kapolda Kalteng menekankan pentingnya sinergi antara perencanaan strategis dan pelaksanaan di lapangan. Ia menegaskan bahwa meskipun rencana pengamanan disusun di tingkat Polda, tanggung jawab utama terhadap objek pengamanan tetap berada di tangan Kapolresta.

“Penentuan langkah strategis, termasuk jumlah dan penempatan personel, harus berbasis analisa intelijen. Namun pelaksanaan di lapangan tetap menjadi tanggung jawab wilayah,” tegas Kapolda.

Sementara itu, Wakapolda Kalteng menyoroti perlunya optimalisasi peran Polresta dalam aspek taktis. Menurutnya, keberhasilan pengamanan sangat bergantung pada eksekusi di lapangan, sementara Polda berfungsi sebagai penguat dari sisi strategi.

“Peran Polresta harus lebih menonjol dalam tindakan taktis. Polda akan mendukung secara strategis agar situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan situasi kamtibmas di halaman Mako Ditsamapta. Simulasi ini memperagakan skenario lapangan yang berpotensi terjadi saat May Day, sekaligus menguji kesiapan personel dan koordinasi antar satuan.

Melalui latihan terpadu ini, Polda Kalteng menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan, sekaligus memastikan seluruh personel siap menghadapi dinamika yang mungkin muncul pada peringatan Hari Buruh mendatang. (AK)


Bagikan Berita

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *