
PRADANAMEDIA, PALANGKARAYA – Sahrul, tokoh agama dari Desa Tumang Mujur, Kecamatan Seruyan Hilir, Kalimantan Tengah, menegaskan sikapnya mendukung penuh agar Kepolisian Negara Republik Indonesia tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Sahrul menilai, posisi Polri langsung di bawah Presiden akan menjamin netralitas dan mencegah potensi intervensi dari pihak lain. “Kami tidak setuju Polri berada di bawah kementerian, karena hal itu bisa membuka peluang intervensi di tubuh Polri. Kami mendukung sepenuhnya Polri Indonesia,” ujarnya, Minggu (01/02/26).
Ia menambahkan, dukungan ini merupakan bentuk komitmen tokoh agama untuk memperkuat peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi dorongan moral agar Polri tetap profesional, presisi, dan fokus pada tugas pokoknya. (HSL)





