PRADANA MEDIA

JUJUR, TEPAT DAN TERPERCAYA

EKONOMI LOKAL

SPBU 24 Jam di Palangka Raya Resmi Diumumkan, Warga Tak Lagi Dipaksa Berburu BBM Tengah Malam

Bagikan Berita

Palangka Raya, Pradanamedia — Pemerintah Kota Palangka Raya akhirnya merilis daftar SPBU yang beroperasi 24 jam penuh di wilayah kota. Langkah ini dianggap sebagai jawaban atas keresahan masyarakat yang selama ini harus berpacu dengan waktu demi mendapatkan bahan bakar, terutama saat antrean panjang dan isu pembatasan BBM terus menjadi perbincangan panas.Melalui publikasi resmi bertajuk “SPBU 24 Jam di Kota Palangka Raya”, sedikitnya tujuh SPBU disebut siap melayani masyarakat tanpa henti.

Mulai dari kawasan Seth Adji, Trans Kalimantan, G.Obos, hingga Tjilik Riwut dan Rajawali kini masuk dalam jaringan layanan non stop.Di tengah tekanan ekonomi dan naiknya biaya transportasi, keberadaan SPBU 24 jam bukan sekadar layanan tambahan. Ini menjadi penanda bahwa distribusi energi di ibu kota Kalimantan Tengah mulai diarahkan lebih serius dan terukur.Namun di balik pengumuman tersebut, muncul pertanyaan yang tak kalah penting: apakah layanan 24 jam benar-benar mampu mengurai persoalan klasik BBM di Palangka Raya?

Sebab fakta di lapangan menunjukkan, persoalan bukan hanya soal jam operasional. Warga selama ini mengeluhkan antrean panjang kendaraan, dugaan penumpukan pembelian oleh oknum tertentu, hingga kekhawatiran pembatasan BBM yang sempat diwacanakan pemerintah daerah.Kondisi itu membuat masyarakat seperti hidup dalam dua situasi sekaligus — BBM tersedia, tetapi akses mendapatkannya sering kali terasa sulit.Kini, Pemkot mencoba membangun narasi baru: BBM harus bisa diakses kapan saja masyarakat membutuhkan. Strategi ini dinilai dapat mengurangi kepadatan antrean pada jam-jam tertentu sekaligus memberi ruang bagi pekerja malam, sopir angkutan, ojek online hingga pelaku usaha kecil untuk tetap bergerak tanpa dibayangi kekhawatiran kehabisan bahan bakar.Daftar SPBU yang disebut beroperasi 24 jam antara lain:

  • PT Sumber Mulia Raya (Seth Adji)
  • PT Sumber Mulia Raya (Seberang)
  • PT Berkat Mulia Bersaudara
  • PT Palangkajaya Makmurbersama* PT Filadelfia Berkat Abadi
  • PT Alhamid Mulia Bersaudara
  • PT Insan Mulia Raya

Meski demikian, masyarakat berharap pengawasan tetap diperketat. Sebab layanan 24 jam tidak akan berarti besar bila distribusi BBM masih dibayangi permainan antrean dan ketidakseimbangan pasokan di lapangan.

Palangka Raya saat ini sedang menghadapi tantangan baru: bagaimana menjaga kebutuhan energi tetap stabil di tengah pertumbuhan kendaraan dan meningkatnya aktivitas ekonomi kota. Dan di titik itulah, SPBU 24 jam bukan lagi sekadar papan pengumuman — tetapi ujian nyata apakah pelayanan publik benar-benar hadir untuk masyarakat. (AK)


Bagikan Berita

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *