Serangan Terhadap Andri Yus Diduga Terorganisir, Desak Pengusutan hingga Aktor Intelektual

Jakarta, Pradanamedia – Serangan terhadap Andri Yus diduga dilakukan secara terorganisir dan bukan aksi spontan oleh pelaku tunggal. Hal itu terlihat dari pola pergerakan pelaku di lapangan yang dinilai memiliki koordinasi serta simbol-simbol tertentu saat melakukan penyerangan.
“Saya perhatikan, pelakunya terorganisir. Bukan satu motor berdua seperti kejadian kriminal biasa. Ada pola dan simbol di lapangan sehingga saat menyerang mereka terlihat sangat terkoordinasi,” ujarnya.
Ia menilai aksi tersebut menunjukkan adanya perencanaan matang. Karena itu, kasus ini dinilai bukan sekadar persoalan pribadi yang melibatkan korban semata.
“Cara mereka menyerang begitu terorganisir. Ini jelas menunjukkan bahwa serangan ini direncanakan. Sangat jahat dan biadab,” tegasnya.
Ia mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah mulai melakukan langkah-langkah investigasi. Upaya tersebut pun mendapat apresiasi agar proses hukum dapat berjalan secara profesional dan transparan.
Selain itu, ia juga mengapresiasi pihak rumah sakit yang telah memberikan pelayanan maksimal kepada korban.
Meski demikian, ia menekankan bahwa pengusutan kasus ini harus dilakukan secara menyeluruh dengan mengungkap semua pihak yang terlibat, termasuk dalang di balik peristiwa tersebut.
“Semua yang terlibat harus diusut. Aktor intelektualnya harus disentuh, harus dijangkau dan dimintai pertanggungjawaban,” katanya.
Ia pun mendesak Presiden untuk memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut serta mendukung kepolisian dalam mengungkap tuntas peristiwa itu.
“Karena itu saya juga mendesak Bapak Presiden agar memberikan perhatian serius dan dukungan kepada Polri agar pengusutan dilakukan secara sungguh-sungguh, sehingga semua pelaku dapat dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya,” pungkasnya. (AK)




