
Palangka Raya, Pradanamedia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai garda depan pelestarian budaya dan promosi pariwisata daerah melalui ajang Hasupa Hasundau Jagau dan Nyai Kalimantan Tengah 2026.
Kegiatan yang menjadi rangkaian Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) tersebut digelar di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, dan dihadiri langsung Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden bersama para finalis dari 13 kabupaten dan kota.
Dalam suasana jamuan kebersamaan tersebut, para finalis Jagau dan Nyai diperkenalkan sebagai representasi putra-putri terbaik daerah yang akan berperan sebagai duta budaya sekaligus duta pariwisata Kalimantan Tengah.
Sekda menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar seremoni atau kompetisi, melainkan ruang pembentukan karakter generasi muda agar mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Ia juga menekankan bahwa sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang kreatif, komunikatif, dan memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya.
Jagau dan Nyai, lanjutnya, diharapkan tidak hanya tampil sebagai simbol budaya, tetapi juga mampu membawa citra positif daerah serta memperkenalkan potensi Kalimantan Tengah hingga tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran menilai ajang tersebut menjadi ruang aktualisasi generasi muda untuk memperkuat identitas budaya sekaligus membangun karakter.
Menurutnya, para finalis harus mampu menjadi teladan bagi generasi muda lainnya, terutama dalam menjaga nilai-nilai budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
“Ajang ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga pembentukan karakter dan kecintaan terhadap budaya daerah,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan Hasupa Hasundau ini juga menjadi bagian dari rangkaian panjang FBIM 2026 yang mempertemukan para finalis dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan persatuan di kalangan generasi muda daerah.
Acara berlangsung hangat dan penuh nuansa budaya, dengan kehadiran para tamu undangan dari unsur pemerintah daerah, TP PKK, serta perwakilan kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. (AK)






