
PRADANAMEDIA, LAMANDAU – Masyarakat desa Nanga Bulik Dagut menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) agar tetap berada langsung di bawah naungan Presiden Republik Indonesia, bukan di bawah kementerian. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen dan kepercayaan terhadap peran strategis Polri dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
Menurut Dagut, posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden sangat penting untuk menjaga independensi institusi kepolisian. Dengan struktur tersebut, Polri diyakini dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional, objektif, serta bebas dari kepentingan tertentu yang dapat mengganggu penegakan hukum.
Ia menegaskan bahwa selama ini Polri telah menunjukkan peran nyata sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam memberikan rasa aman, membantu masyarakat, serta menjaga keharmonisan sosial.
Dagut berharap, dengan tetap berada langsung di bawah Presiden, Polri ke depan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pendekatan humanis, serta semakin dicintai oleh masyarakat. Kepercayaan publik, menurutnya, merupakan modal utama bagi Polri dalam menjalankan tugas negara.
“Polri harus terus berdiri bersama rakyat, melindungi tanpa membeda-bedakan, mengayomi dengan hati, dan melayani dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.,Jum’at(30/01/26)
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung Polri dalam menjalankan tugasnya. Sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat diyakini mampu menciptakan keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan demi masa depan bangsa yang lebih baik.
Sebagai penutup, Dagut menyampaikan salam persatuan sebagai simbol kebersamaan dan dukungan terhadap Polri.(LAN)





