
Pradanamedia, Gunung Mas – Polres Gunung Mas melaksanakan Upacara Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Telabang 2026 pada Senin pagi, 2 Februari 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut berlangsung di Lapangan Tantya Sudhirajati Polres Gunung Mas, Jalan Bhayangkara No. 01, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.
Upacara ini dihadiri oleh Wakapolres Gunung Mas, perwakilan Pengadilan Negeri Kuala Kurun, Danramil 1016-18 Kurun, serta perwakilan dari Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Gunung Mas. Turut hadir pula para pejabat utama Polres Gunung Mas serta personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, dan BPBD.
Bertindak selaku Inspektur Upacara yakni Wakapolres Gunung Mas, KOMPOL Indras Purwoko, S.H., dengan Perwira Upacara AKP Dindin Mahmudin, S.I.P., dan Komandan Upacara IPDA Agustri, S.H.. Dalam upacara tersebut dilakukan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel TNI, Polri, dan Satpol PP sebagai simbol dimulainya Operasi Keselamatan Telabang 2026.
Rangkaian upacara berlangsung dengan tertib, diawali masuknya Komandan Upacara ke lapangan hingga pembacaan doa dan penutupan upacara. Seluruh kegiatan berjalan aman dan kondusif serta berakhir sekitar pukul 08.20 WIB.
Dalam amanat Kapolda Kalimantan Tengah yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, disampaikan bahwa Operasi Keselamatan Telabang 2026 melibatkan sebanyak 488 personel, terdiri dari 108 personel Polda Kalteng dan 380 personel Polres jajaran. Operasi ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban, meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, serta mengedepankan langkah preemtif dan preventif guna membangun kepercayaan dan simpati masyarakat terhadap Polantas.
Berdasarkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Ditlantas Polda Kalteng, pada Januari 2026 tercatat 79 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan korban luka ringan 86 orang, luka berat 16 orang, dan meninggal dunia 19 orang. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan Januari 2025 yang mencatat 77 kejadian kecelakaan. Kondisi tersebut menunjukkan masih rendahnya tingkat kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
Kapolda Kalteng juga menekankan pentingnya kesiapan menghadapi peningkatan arus lalu lintas menjelang Bulan Suci Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Oleh karena itu, Operasi Keselamatan Telabang 2026 menjadi bagian dari upaya cipta kondisi guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Seluruh personel diminta untuk melakukan deteksi dini dan pemetaan daerah rawan kecelakaan, kemacetan, dan pelanggaran, meningkatkan kegiatan edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat, melaksanakan penegakan hukum secara humanis dan berbasis elektronik, serta menghindari tindakan kontraproduktif yang dapat mencoreng citra institusi Polri.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Keselamatan Telabang 2026 yang digelar pukul 08.30 WIB di Aula Rupatama Polres Gunung Mas. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Gunung Mas dan diikuti oleh pejabat terkait serta personel Polres Gunung Mas.
Dalam arahannya, Wakapolres menekankan pentingnya profesionalisme personel selama operasi berlangsung, kedisiplinan internal, serta mengutamakan keselamatan anggota dalam penanganan pelanggaran lalu lintas, termasuk aksi balap liar. Materi Latpraops juga diisi dengan pemaparan dari Kabagops, Kasat Intelkam, dan Kasat Lantas terkait tugas pokok satgas, cara bertindak, analisis kerawanan, serta evaluasi pelaksanaan Operasi Keselamatan tahun sebelumnya.
Melalui Operasi Keselamatan Telabang 2026 ini, diharapkan tercipta situasi lalu lintas yang aman dan tertib serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah hukum Polres Gunung Mas. (AK)





