Habib Abdurrahman Al Qadrie Dukung Polri Tetap Langsung di Bawah Presiden demi Profesionalisme dan Reformasi

Pradanamedia/Pangkalan Bun – Habib Abdurrahman Al Qadrie, Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Hasan Lidda’wah di Desa Sungai Tendang, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat, menegaskan dukungannya agar Polri tetap berada langsung di bawah Presiden.
Habib Abdurrahman, yang merupakan lulusan Pondok Pesantren DALWA Bangil dan melanjutkan pendidikan di Yaman, juga dikenal sebagai tokoh Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Kotawaringin Barat. Menurutnya, secara normatif dan yuridis, kedudukan Polri memang sudah dirancang berada langsung di bawah Presiden dan diatur secara tegas dalam peraturan perundang-undangan.
“Dari aspek hukum, posisi Polri jelas berada di bawah Presiden. Ini bukan hal baru dan sudah diatur secara eksplisit. Polri merupakan alat negara yang bertugas menjaga keamanan dalam negeri, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Dalam melaksanakan tugasnya, Polri bertanggung jawab langsung kepada Presiden dan wajib menjunjung tinggi hak asasi manusia,” ujar Habib Abdurrahman.
Ia menambahkan, dengan tetap berada langsung di bawah Presiden, Polri dapat bekerja lebih fokus dan efektif serta terhindar dari pengaruh kepentingan sektoral. “Yang paling penting, Polri harus terus menjalankan tugasnya secara profesional, transparan, dan konsisten sesuai amanat undang-undang demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Habib Abdurrahman berharap dukungan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama dapat memperkuat profesionalisme Polri, menjaga independensi aparat, serta memastikan institusi kepolisian tetap menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat secara optimal. (AK)





