PRADANA MEDIA

JUJUR, TEPAT DAN TERPERCAYA

EKONOMI LOKAL

Dekopinwil dan Puskud Kalteng Resmi Dilantik, Menkop Dorong 80 Ribu Koperasi Merah Putih

Bagikan Berita

Pradanamedia/Palangka Raya — Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Kalimantan Tengah dan Pengawas Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud) Kalteng periode 2025–2030 resmi dilantik. Prosesi pelantikan digelar di Aula Jayang Tingang Lantai I, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Minggu (14/12/2025) siang.

Pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si., didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi beserta jajaran. Turut hadir Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Wali Kota Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng, unsur Forkopimda, OPD Pemprov Kalteng, hingga pengurus koperasi dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah menyampaikan rasa bahagia atas kunjungan Menteri Koperasi ke Bumi Tambun Bungai. Ia menegaskan bahwa penguatan koperasi, khususnya koperasi unit desa, sejalan dengan visi-misi Pemerintah Provinsi Kalteng serta program strategis Presiden RI.

“Desa adalah ujung tombak pembangunan. Karena itu koperasi desa, terutama Koperasi Merah Putih, harus berjalan sesuai fungsi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Gubernur.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan Kalimantan Tengah tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh pihak agar hasilnya optimal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono dalam sambutan dan arahannya menegaskan kembali posisi koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. Menurutnya, koperasi harus didorong berperan strategis di sektor industri, distribusi, hingga keuangan untuk memperkuat kemandirian ekonomi rakyat.

“Negara harus hadir mengatur sistem ekonomi nasional. Salah satu wujudnya melalui pembentukan 80 ribu Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia,” kata Ferry.

Ia mengungkapkan, saat ini telah tersedia sekitar 35 ribu titik lahan yang siap dibangun Koperasi Merah Putih. Bahkan, ditargetkan mulai Maret mendatang pembangunan fisik koperasi, termasuk gerai dan sarana pendukung, sudah bisa berjalan sehingga koperasi dapat segera beroperasi.

Menkop berharap Koperasi Merah Putih di desa-desa dapat mengelola berbagai unit usaha, mulai dari gerai sembako, apotek dan klinik desa, pergudangan, lembaga keuangan mikro, transportasi, hingga usaha lain yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

“Koperasi desa adalah instrumen paling bawah yang sangat penting untuk memastikan program pemerintah tepat sasaran dan langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan prosesi pelantikan Pengurus dan Pengawas Puskud Kalteng periode 2025–2030, berdasarkan Keputusan Tim Formatur Nomor 54/PUSKUD-KTG/VIII/2025 tertanggal 5 Agustus 2025.

Adapun susunan Pengurus Puskud Kalteng yang dilantik yakni Ketua Fajar Okto Bawono, Wakil Ketua I Sintaman, Wakil Ketua II Bambang I. Tubil, Sekretaris Kurniadi Widodo, Wakil Sekretaris Rinaiyati, Bendahara Indriati Rita Dewi, serta Wakil Bendahara Emillia Susanty.

Sementara jajaran Pengawas terdiri dari Ketua Sutiyana, Wakil Ketua Edwin Mandala, dan anggota Didi Nurhadi. (AK)


Bagikan Berita

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *