PRADANA MEDIA

JUJUR, TEPAT DAN TERPERCAYA

LOKAL NASIONAL SOSIAL BUDAYA

Ketua PWNU Kalteng Dukung Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi, Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Berintegritas

Bagikan Berita

PALANGKA RAYA – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Tengah, Dr. H.M. Wahyudie F. Dirun, SP., MM., menyampaikan apresiasi atas komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pemberantasan korupsi di Indonesia. Menurutnya, upaya membangun pemerintahan yang bersih harus diwujudkan melalui penegakan hukum yang tegas, adil, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan.

Wahyudie F. Dirun menilai korupsi merupakan perbuatan yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga bertentangan dengan nilai moral, etika, dan ajaran agama karena berdampak pada terhambatnya pembangunan serta berkurangnya kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, langkah pemerintah dalam memperkuat pemberantasan korupsi patut mendapat dukungan dari seluruh elemen bangsa.

“Komitmen Presiden Prabowo dalam memberantas korupsi tanpa pandang bulu merupakan ikhtiar yang perlu didukung bersama. Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, objektif, dan berlandaskan ketentuan hukum yang berlaku sehingga mampu menghadirkan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat,” ujar Wahyudie.

Ia menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama selalu mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang berintegritas, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Menurutnya, nilai kejujuran, amanah, dan tanggung jawab harus menjadi fondasi dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan publik.

Lebih lanjut, Wahyudie berharap seluruh aparat penegak hukum senantiasa menjaga independensi, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugasnya. Penegakan hukum yang bebas dari intervensi serta dilakukan secara konsisten diyakini akan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara dan memperkokoh supremasi hukum di Indonesia.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut membangun budaya antikorupsi dengan menanamkan nilai kejujuran, kepedulian, dan tanggung jawab sejak dini. Menurutnya, keberhasilan pemberantasan korupsi tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan.

Wahyudie berharap komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi dapat terus diwujudkan melalui langkah-langkah yang konsisten dan berkelanjutan. Dengan penegakan hukum yang berkeadilan, transparan, dan menjunjung tinggi supremasi hukum, Indonesia diharapkan mampu mewujudkan pemerintahan yang bersih, memperkuat kepercayaan publik, serta mendukung pembangunan nasional yang membawa kemanfaatan bagi seluruh rakyat. (AK)


Bagikan Berita

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *