Kompolnas Turun ke Katingan, Tegaskan Perang Melawan Narkoba Harus Jadi Gerakan Bersama

KATINGAN, PRADANAMEDIA – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menegaskan bahwa pemberantasan narkotika di Kabupaten Katingan tidak boleh berhenti hanya pada penindakan hukum semata, melainkan harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, hingga masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan saat Tim Kompolnas yang dipimpin Mochammad Choirul Anam, didampingi Supardi Hamid, Yozi Erfandi Pratama, dan Zullastri, melakukan kunjungan kerja ke Polres Katingan, Senin (6/7). Rombongan disambut langsung Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, Bupati Katingan Saiful, S.Pd., M.Si., serta Dandim 1019/Katingan Letkol Kav Prima Wahyudi.
Kunjungan ini dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait peristiwa yang terjadi dalam operasi pemberantasan narkoba di Kabupaten Katingan beberapa waktu lalu, sekaligus merumuskan strategi lanjutan guna memperkuat perang terhadap peredaran narkotika.
Mochammad Choirul Anam mengatakan, Kompolnas ingin melihat persoalan tersebut secara komprehensif agar langkah penanganan yang diambil ke depan semakin efektif. Menurutnya, komitmen memberantas narkoba harus menjadi tanggung jawab seluruh pihak dan tidak boleh surut oleh berbagai dinamika yang terjadi.Ia menegaskan, upaya pemberantasan narkoba harus dilakukan melalui pendekatan menyeluruh sesuai tugas dan fungsi masing-masing lembaga. Polri, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat harus berjalan seiring dalam menyelamatkan generasi penerus bangsa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
“Peristiwa yang terjadi di Katingan harus menjadi momentum untuk memperkuat tekad bersama. Tujuan akhirnya adalah menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, dan Indonesia, dengan menekan bahkan menghilangkan peredaran narkoba,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Kompolnas juga berdiskusi mengenai berbagai strategi penguatan penanganan jaringan narkotika. Sejumlah masukan dan rekomendasi disampaikan untuk meningkatkan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, serta para pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan menekan peredaran narkotika.
Anam menegaskan, penindakan hukum terhadap para bandar maupun pengedar narkoba akan tetap dilakukan secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memerangi narkoba demi melindungi masa depan generasi bangsa.
Sementara itu, Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono menegaskan pihaknya akan terus memperkuat penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan narkotika, sekaligus mengedepankan langkah-langkah pencegahan melalui kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, kunjungan Tim Kompolnas menjadi momentum penting untuk memperkuat strategi pemberantasan narkoba di Kabupaten Katingan. Ia berharap berbagai rekomendasi yang dihasilkan dapat semakin mengoptimalkan sinergi lintas sektor dalam menciptakan wilayah yang aman dan bebas dari peredaran narkotika. (AK)





