PRADANA MEDIA

JUJUR, TEPAT DAN TERPERCAYA

HUKAM NASIONAL

Malam Takbiran Dipantau Ketat, Polri-TNI Sinkronkan Pengamanan dan Arus Mudik di Jakarta

Bagikan Berita

Jakarta, Pradanamedia – Kepolisian Republik Indonesia bersama lintas instansi mengintensifkan pengawasan malam takbiran melalui rapat koordinasi berbasis video conference, Jumat (20/3/2026) malam. Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap terkendali di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya.

Asisten Utama Operasi Kapolri, Mohammad Fadil Imran, mengungkapkan bahwa forum tersebut dihadiri Wakapolri Dedi Prasetyo dan Panglima TNI Agus Subiyanto, serta melibatkan sejumlah lembaga strategis seperti Kementerian Perhubungan, BMKG, hingga Basarnas.

Menurutnya, video conference ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari strategi real-time command untuk membaca dinamika di lapangan. Fokus utama diarahkan pada pengendalian potensi kerumunan malam takbiran, rekayasa lalu lintas, serta respons cepat terhadap lonjakan arus mudik.

“Pimpinan melakukan pengecekan langsung terhadap situasi malam takbiran sekaligus memonitor laporan arus mudik dari berbagai wilayah,” kata Fadil di Polda Metro Jaya.

Di tengah euforia masyarakat menyambut Lebaran, aparat keamanan menghadapi tantangan ganda: menjaga tradisi tetap berjalan sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan, kemacetan ekstrem, hingga risiko kecelakaan. Koordinasi lintas sektor dinilai krusial, terutama untuk memastikan kesiapan infrastruktur transportasi dan mitigasi cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu perjalanan, sebagaimana dipantau oleh BMKG.

Tak hanya itu, pengawasan juga diarahkan pada titik-titik rawan seperti jalur arteri, terminal, stasiun, hingga pusat keramaian di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sinergi antara Polri dan TNI menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas keamanan, sementara dukungan kementerian dan lembaga teknis memastikan aspek keselamatan publik tetap terjaga.

Dengan pendekatan terpadu ini, pemerintah berharap momentum malam takbiran dan arus mudik dapat berlangsung aman, lancar, dan minim gangguan, meski volume pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai puncaknya dalam waktu bersamaan. (AK)


Bagikan Berita

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *