Kalteng Disiapkan Jadi Pusat Pendidikan Militer di Kalimantan, Rindam dan Komcad ASN Mulai Dikembangkan

Palangka Raya, Pradanamedia – Kalimantan Tengah mulai diproyeksikan sebagai pusat pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) militer dan pertahanan di Pulau Kalimantan. Rencana tersebut ditandai dengan pembangunan Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) serta penetapan Kalteng sebagai proyek percontohan program Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pangdam Kodam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, menjelaskan bahwa pembangunan Rindam tidak sekadar menghadirkan fasilitas pendidikan militer baru. Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi penguatan sistem pertahanan berbasis wilayah di Kalimantan.
Ia menyebutkan, ke depan berbagai jenjang pendidikan prajurit TNI direncanakan dapat dilaksanakan di Palangka Raya. Mulai dari pendidikan Bintara, Tamtama hingga berbagai program pendidikan kejuruan militer akan dipusatkan di wilayah tersebut.Dengan adanya Rindam di Kalimantan Tengah, proses pembinaan personel militer di kawasan Kalimantan diharapkan menjadi lebih efektif. Selain mengurangi ketergantungan terhadap lembaga pendidikan militer di luar pulau, keberadaan fasilitas ini juga diyakini mampu memperkuat kesiapan pertahanan teritorial di wilayah strategis tersebut.
Di sisi lain, Kodam XXII/Tambun Bungai juga tengah mendorong inovasi melalui pengembangan program Komponen Cadangan yang melibatkan ASN di lingkungan pemerintah daerah. Jika sebelumnya pelatihan Komcad bagi ASN lebih banyak dilaksanakan di tingkat kementerian, maka Kalimantan Tengah akan menjadi daerah pertama yang menerapkannya di level pemerintah daerah sebagai proyek percontohan. (AK)





