Program KHBS Mulai Disalurkan, Gubernur Kalteng Targetkan 300 Ribu KK Terima Bantuan

Pradanamedia, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai menyalurkan bantuan sosial melalui Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Pelepasan distribusi bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (20/2/2026).
Penyaluran ini menjadi tahap awal distribusi bantuan terintegrasi bagi masyarakat penerima manfaat di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Program KHBS mencakup bantuan pangan serta bantuan tunai yang juga terhubung dengan dukungan di bidang pendidikan dan kesehatan.
Dalam kesempatan itu, Gubernur menegaskan bahwa program tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan sosial, terutama menjelang bulan Ramadan dan hari besar keagamaan.
Menurutnya, bantuan harus benar-benar diterima oleh warga yang berhak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan hasil persetujuan DPRD. Pemerintah daerah, kata dia, tidak ingin program tersebut salah sasaran.
Program KHBS menyasar sekitar 300 ribu kepala keluarga yang datanya bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional serta telah melalui proses verifikasi di lapangan. Total anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut diperkirakan mencapai Rp400 miliar yang mencakup berbagai bentuk bantuan lintas sektor.
Khusus bantuan pangan, penyaluran dilakukan secara bertahap sepanjang tahun dengan skema distribusi berkala. Pemerintah daerah menargetkan bantuan pangan disalurkan sedikitnya empat kali dalam setahun, sementara bantuan uang tunai diberikan dua kali menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Acara pelepasan bantuan turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong, Plt Sekda Kalteng Leonard S. Ampung, serta Ketua TP-PKK Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran. Hadir pula unsur Forkopimda, TNI/Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.
Distribusi bantuan akan dimulai dari wilayah pedalaman sebelum menjangkau kawasan perkotaan. Pengawasan penyaluran melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas guna memastikan bantuan sampai langsung kepada masyarakat penerima.
Setiap penerima bantuan akan menggunakan Kartu Huma Betang Sejahtera yang terintegrasi sebagai sarana pendataan sekaligus untuk meningkatkan transparansi dan pengawasan program.
Melalui program ini, Pemprov Kalimantan Tengah berharap kebijakan bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat secara merata, dari daerah terpencil hingga perkotaan, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga. (AK)




