PRADANA MEDIA

JUJUR, TEPAT DAN TERPERCAYA

LOKAL SOSIAL BUDAYA

Polda Kalteng Gelar Tabligh Akbar Isra Mi’raj, Habib Yusuf bin Yahya Kupas Hikmah Perjalanan Spiritual Rasulullah

Bagikan Berita

Pradanamedia/Palangka Raya – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) menyelenggarakan kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan keagamaan ini menghadirkan penceramah kondang Ustadz Habib Yusuf bin Yahya.

Acara dibuka secara resmi oleh Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, serta dilanjutkan dengan sambutan dari Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, personel Polda Kalteng, tokoh agama, serta masyarakat umum.

Dalam ceramahnya, Habib Yusuf bin Yahya mengisahkan perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang terjadi pada masa paling berat dalam kehidupan Rasulullah, yang dikenal sebagai ‘Aamul Huzni’ atau tahun duka. Pada tahun tersebut, Rasulullah kehilangan dua sosok penopang dakwahnya, yakni istri tercinta Siti Khadijah RA dan paman beliau Abu Thalib.

Habib Yusuf menjelaskan bahwa sebelum peristiwa Isra Mi’raj, Rasulullah sempat melakukan hijrah ke Thaif (Toib) dengan harapan mendapatkan dukungan dakwah. Namun, Rasulullah justru ditolak dan diperlakukan dengan sangat menyakitkan oleh masyarakat setempat. “Dalam kondisi hati yang sangat terluka itulah, Allah SWT kemudian memuliakan Rasulullah dengan memperjalankannya dalam peristiwa Isra dan Mi’raj,” ungkap Habib Yusuf.

Lebih lanjut, Habib Yusuf menekankan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang sarat dengan hikmah dan pelajaran bagi umat manusia. Peristiwa ini menjadi bukti kebesaran Allah SWT sekaligus penghiburan dan penguatan iman Rasulullah dalam melanjutkan perjuangan dakwah.

Esensi utama dari Isra Mi’raj, lanjutnya, adalah perintah salat lima waktu yang diterima langsung oleh Rasulullah SAW tanpa perantara. “Salat merupakan tiang agama dan menjadi sarana komunikasi langsung antara hamba dengan Allah SWT. Dari Isra Mi’raj, umat Islam diajarkan bahwa sebesar apa pun ujian hidup, salat adalah sumber kekuatan dan ketenangan,” jelasnya.

Habib Yusuf juga menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan umat manusia tentang kesabaran, keteguhan iman, dan keyakinan akan pertolongan Allah. Setiap kesulitan yang dihadapi dengan keikhlasan akan berbuah kemuliaan di sisi Allah SWT.

Melalui kegiatan Tabligh Akbar ini, Polda Kalteng berharap nilai-nilai Isra Mi’raj dapat menjadi pedoman bagi seluruh personel Polri dan masyarakat dalam meningkatkan keimanan, memperkuat moral, serta menumbuhkan semangat pengabdian demi terciptanya keamanan dan ketertiban di Kalimantan Tengah. (AK)


Bagikan Berita

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *