PRADANA MEDIA

JUJUR, TEPAT DAN TERPERCAYA

EKONOMI LOKAL

PLN Tegaskan Isu Mati Listrik dan Internet Tujuh Hari di Palangka Raya Adalah Hoaks

Bagikan Berita

Pradanamedia/Palangka Raya – Kabar mengenai rencana pemadaman listrik dan internet selama tujuh hari berturut-turut di Kota Palangka Raya yang ramai beredar belakangan ini dipastikan tidak benar. Informasi tersebut dinilai menyesatkan dan tidak bersumber dari pihak resmi PLN.

Asisten Manajer Keuangan dan Umum PLN UP3 Palangka Raya, Gian Wijaya, menegaskan bahwa isu yang berkembang di tengah masyarakat tidak memiliki landasan yang jelas.

“Perlu kami luruskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Tidak ada rencana pemadaman listrik total selama tujuh hari di wilayah Palangka Raya. Kabar yang beredar bukan berasal dari PLN,” ujar Gian, Minggu (18/1/2026), melalui pesan singkat.

Ia menjelaskan, apabila terjadi pemadaman listrik, hal itu semata-mata berkaitan dengan kegiatan pemeliharaan jaringan yang telah direncanakan sebelumnya. Pemeliharaan tersebut dilakukan sebagai langkah untuk menjaga keandalan dan keamanan pasokan listrik bagi masyarakat.

Menurut Gian, pelaksanaan pemeliharaan jaringan tidak dilakukan secara bersamaan di seluruh wilayah kota, melainkan bergiliran sesuai area yang membutuhkan perbaikan.

“Pekerjaan pemeliharaan dilakukan secara bertahap per wilayah, bukan pemadaman serentak untuk satu kota,” jelasnya.

Selain itu, durasi pemadaman akibat pemeliharaan jaringan juga relatif singkat. Umumnya, waktu penghentian aliran listrik berlangsung sekitar tiga hingga enam jam, tergantung pada kondisi teknis di lapangan, dan tidak sampai berlangsung selama beberapa hari.

PLN juga memastikan bahwa setiap rencana pemadaman terjadwal akan diinformasikan kepada masyarakat melalui saluran resmi. Pengumuman biasanya disampaikan paling lambat satu hari sebelum pelaksanaan, agar warga dapat melakukan persiapan.

Atas beredarnya isu tersebut, PLN mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam menerima informasi, khususnya yang beredar di media sosial atau pesan berantai, serta selalu merujuk pada kanal resmi PLN untuk mendapatkan informasi yang akurat. (AK)


Bagikan Berita

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *