
PRADANAMEDIA, KOTAWARINGIN BARAT – Dukungan terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) agar tetap berada langsung di bawah Presiden terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan pemuda di Kalimantan Tengah. Totom, perwakilan Pemuda Ansor Arut Utara, menyampaikan dukungan penuh agar Polri tetap berada di bawah kendali Presiden dan tidak ditempatkan di bawah kementerian manapun.
Menurut Totom, struktur kepolisian yang langsung di bawah Presiden sangat penting untuk menjaga profesionalisme, independensi, dan netralitas institusi. Dengan posisi ini, Polri dapat menegakkan hukum secara adil, menjaga ketertiban masyarakat, dan memberikan perlindungan bagi seluruh rakyat tanpa intervensi dari pihak manapun.
“Polri yang berada langsung di bawah Presiden mampu bekerja fokus, profesional, dan netral. Struktur ini sangat penting agar penegakan hukum berjalan konsisten dan selaras dengan kepentingan masyarakat,” ujar Totom.,Minggu(01/02/26)
Sebagai pemuda yang aktif dalam kehidupan sosial dan keagamaan, Totom menekankan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban menjadi fondasi utama bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Polri yang profesional dan independen membantu menciptakan rasa aman, memperkuat kepercayaan publik, dan menjaga harmonisasi sosial di tingkat lokal maupun nasional.
Totom juga menegaskan bahwa dukungan ini bukan sekadar pernyataan formal, tetapi wujud kepedulian nyata generasi muda terhadap masa depan institusi kepolisian dan masyarakat. Dengan berada langsung di bawah Presiden, Polri dapat menjalankan tugasnya secara presisi, menjunjung tinggi keadilan, dan tetap menjadi pengayom rakyat.
Di akhir pernyataannya, Totom menegaskan kembali sikap dukungannya:
“Demikian pernyataan saya sampaikan, terima kasih. Polri tetap berada di bawah Presiden dan profesionalisme serta netralitasnya selalu terjaga.”(LAN)





