Pemprov Kalteng Kucurkan Rp15 Juta per Siswa SMA/SMK, Reza Prabowo Tegaskan Komitmen Gubernur Penuhi Janji Pendidikan

Palangka Raya, Pradanamedia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat komitmen dalam memajukan sektor pendidikan dengan menyalurkan dukungan anggaran yang signifikan bagi peserta didik jenjang SMA dan SMK di wilayah tersebut.
Melalui program yang digagas pemerintah daerah, setiap siswa mendapatkan alokasi bantuan pendidikan yang nilainya mencapai sekitar Rp15 juta per tahun. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah konkret untuk meringankan beban biaya pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di tingkat menengah.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya serius pemerintah provinsi dalam memastikan seluruh anak di daerah dapat mengakses pendidikan dengan lebih baik.
Menurutnya, dukungan anggaran tersebut menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah berkomitmen menepati janji pembangunan di bidang pendidikan, terutama dalam memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda.
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut juga selaras dengan visi pembangunan pendidikan yang diusung Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yang menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
Program bantuan tersebut tidak hanya bertujuan meringankan beban biaya yang harus ditanggung siswa dan orang tua, tetapi juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah menengah.
Pemerintah provinsi menilai investasi pada pendidikan merupakan langkah strategis untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di masa depan. Dengan dukungan pembiayaan yang lebih kuat, diharapkan para siswa dapat fokus menempuh pendidikan tanpa terkendala persoalan biaya.
Reza menegaskan bahwa langkah ini sekaligus menjadi wujud keseriusan pemerintah provinsi dalam memperkuat akses pendidikan yang merata hingga ke berbagai daerah di Kalimantan Tengah.
Program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia di Bumi Tambun Bungai. (AK)





