
PRADANAMEDIA / PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Kementerian Dalam Negeri secara resmi membuka kegiatan Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Tahun 2025. Acara berlangsung di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Jalan RTA Milono KM.1 Palangka Raya, Rabu (17/9) pagi.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain Ketua DPRD Kalteng Drs. Arton S. Dohong, Gubernur Kalteng yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ir. Herson B. Aden, M.Si., Kepala Badan Kesbangpol Kalteng Katma F. Dirun, perwakilan Ditjen Polpum Kemendagri Yodie Indrawan, S.STP., MA., serta unsur TNI-Polri, BIN, Kanwil Kemenkumham, dan sekitar 80 peserta dari berbagai ormas di Kalteng.
Dalam sambutannya, Gubernur melalui Asisten I menekankan bahwa kebebasan berserikat, berkumpul, dan menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional. Ormas, menurutnya, memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas, memperkuat ketahanan sosial, dan mendukung pembangunan daerah di tengah keragaman etnis, agama, dan budaya.
“Semangat Rumah Betang mengajarkan kita hidup rukun, saling menghormati, dan bergotong royong. Keberagaman jangan sampai memecah belah, melainkan harus menjadi kekuatan untuk membangun Kalimantan Tengah yang berkah dan maju,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, forum pembinaan ini merupakan ruang penyamaan persepsi sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dan ormas agar kolaborasi berjalan efektif demi mendukung percepatan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari beberapa narasumber, di antaranya perwakilan Ditjen Polpum Kemendagri Yodie Indrawan, Kabagbinopsnal Ditreskrimum Polda Kalteng Dr. Edia Sutaata, S.H., M.H., serta perwakilan Kanwil Kemenkumham Kalteng Hadi Cahyadi, S.H.
Pemerintah berharap kegiatan ini mampu mendorong peran ormas di Kalteng untuk lebih aktif dalam merespons dinamika sosial, terlibat dalam perumusan kebijakan publik, serta memberi kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (AMH/AK)





