Minta Polri Aktif Klarifikasi Hoaks AI dalam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Jakarta , Pradanamedia – Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, meminta Kepolisian Republik Indonesia melalui jajaran humas agar lebih aktif memberikan klarifikasi kepada masyarakat terkait beredarnya informasi yang tidak akurat mengenai kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.
Menurutnya, maraknya informasi yang beredar di ruang digital, termasuk yang diduga dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI), berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik. Karena itu, Polri diharapkan dapat secara cepat dan intensif memberikan penjelasan setiap kali muncul informasi yang keliru.
Habiburokhman menegaskan, peran bidang hubungan masyarakat sangat penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak terpengaruh oleh kabar yang menyesatkan. Ia mendorong agar setiap perkembangan terkait kasus tersebut segera disampaikan secara terbuka dan transparan.Selain itu, langkah klarifikasi juga dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum yang sedang berjalan. Dengan komunikasi yang aktif dan terbuka, diharapkan berbagai spekulasi maupun hoaks yang beredar di media sosial dapat segera diluruskan.
DPR pun berharap Polri terus meningkatkan pengawasan terhadap penyebaran informasi digital yang menyesatkan, terutama yang memanfaatkan teknologi AI untuk memanipulasi konten sehingga terlihat seolah-olah nyata. (AK)





