Ketua Umum SEMMI Kalteng Tekankan Netralitas Polri: Tetap di Bawah Presiden Demi Amanah Reformasi

PRADANAMEDIA, PALANGKA RAYA – Ketua Umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Wilayah Kalimantan Tengah, Affan Safrian, menyampaikan pernyataan sikap terkait posisi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian kalangan mahasiswa dan organisasi kepemudaan terhadap arah kelembagaan institusi keamanan nasional.
Dalam keterangannya, Affan Safrian menegaskan dukungan agar Polri tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia dan tidak ditempatkan dalam lingkup kementerian mana pun. Menurutnya, struktur tersebut penting untuk menjaga stabilitas, netralitas, serta independensi Polri sebagai institusi penegak hukum yang melayani seluruh lapisan masyarakat.
Ia menilai bahwa jika Polri berada di bawah kementerian, terdapat potensi kuat terjadinya tarik-menarik kepentingan politik praktis. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu independensi Polri dalam menjalankan tugasnya, terlebih dalam situasi politik yang dinamis dan sarat kepentingan kekuasaan.
Lebih lanjut, Affan Safrian menekankan bahwa dukungan tersebut juga merupakan bentuk komitmen untuk menjaga amanah reformasi yang telah diperjuangkan sejak 1998. Ia mengingatkan bahwa salah satu tuntutan utama masyarakat Indonesia pada masa reformasi adalah terwujudnya institusi keamanan yang independen, profesional, berpihak kepada rakyat, serta terpisah dari watak militeristik.,Selasa(03/02/26)
Menurutnya, Polri yang berada langsung di bawah Presiden RI memiliki posisi strategis untuk menjalankan fungsi penegakan hukum secara objektif dan berkeadilan, tanpa intervensi politik sektoral. Hal ini dinilai sejalan dengan cita-cita reformasi dalam membangun sistem demokrasi yang sehat dan berorientasi pada kepentingan publik.
Sebagai representasi mahasiswa Muslim dan generasi intelektual muda, Affan Safrian menegaskan bahwa SEMMI Kalimantan Tengah akan terus mengawal nilai-nilai reformasi serta mendorong penguatan institusi negara agar tetap berada pada jalur konstitusi dan kepentingan rakyat.
Di akhir pernyataannya, ia menutup dengan pesan ideologis khas organisasi sebagai pengingat nilai perjuangan, integritas, dan pengabdian:
Setinggi-tinggi ilmu, semurni-murni tauhid, sepintar-pintar siasat, billahi fi sabilillah haq.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan sikap SEMMI Kalimantan Tengah dalam mendukung Polri yang netral, independen, dan tetap berada di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia.(LAN)





