
PRADANAMEDIA, KOTAWARINGIN TIMUR – Chihue, selaku Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur, menyatakan dukungan penuh agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah naungan Presiden Republik Indonesia dan tidak ditempatkan di bawah lembaga atau kementerian tertentu.
Menurut Chihue, struktur tersebut sangat penting untuk menjaga independensi dan profesionalisme Polri dalam menjalankan tugas negara. Dengan berada langsung di bawah Presiden, Polri dinilai dapat bekerja secara objektif, bebas dari intervensi kepentingan, serta tetap fokus pada penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.
Sebagai tokoh adat, Chihue menilai bahwa peran Polri sangat strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan sosial, termasuk di tengah masyarakat adat Dayak. Kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang hadir langsung di tengah kehidupan sosial.
Ia berharap Polri ke depan terus memperkuat profesionalisme, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga kepercayaan masyarakat. Pendekatan yang humanis dan berkeadilan dinilai penting agar Polri tetap menjadi institusi yang dicintai dan dipercaya rakyat.
“Polri harus terus hadir untuk masyarakat, melindungi dan mengayomi dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.,Sabtu(31/01/26)
Menutup pernyataannya, Chihue menyampaikan dukungan moril kepada seluruh jajaran kepolisian agar tetap semangat dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.(LAN)





