Kebahagiaan di Rumah Gubernur Kalteng: Putra Sulung Agustiar Sabran, Deden Wigustianto, Siap Menikah dengan Bunga Aulia Kinanty
PRADANAMEDIA / PALANGKA RAYA – Suasana bahagia tengah menyelimuti keluarga besar Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran. Putra sulungnya, Deden Wigustianto, akan segera melepas masa lajang dan mempersunting Bunga Aulia Kinanty Kiai Demak, putri dari pasangan Debbie Charlota Jeaneke Egam dan Deddy Yudiansyah Kiai Demak.
Kisah cinta pasangan muda ini berawal dari pertemuan sederhana saat mereka masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada tahun 2017. Pertemuan itu kemudian tumbuh menjadi hubungan yang serius hingga akhirnya berujung di pelaminan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, prosesi akad nikah dan upacara adat akan digelar di Betang Eka Tingang Nganderang, Palangka Raya, pada Sabtu (25/10). Sementara resepsi pernikahan dijadwalkan berlangsung keesokan harinya, Minggu (26/10) di Kalawa Convention Hall, Jalan Tjilik Riwut Km 6,5, Palangka Raya.

Undangan Terbuka untuk Masyarakat
Saat dikonfirmasi mengenai persiapan pernikahan sang putra, Gubernur Agustiar Sabran menanggapinya dengan penuh kehangatan. Ia mengaku seluruh persiapan acara telah ditangani dengan baik oleh panitia, dan dirinya berharap prosesi tersebut berjalan lancar.
“Besok ya, datang saja kalau mau datang,” ujarnya sambil tersenyum saat ditemui awak media, Jumat (24/10).
Agustiar juga menyampaikan bahwa meski sudah ada daftar undangan resmi, acara tersebut tetap terbuka bagi masyarakat yang ingin hadir memberikan doa dan ucapan selamat.
“Sudah ada yang diundang, tapi kalau mau datang juga silakan saja, ya,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa prosesi akad akan dimulai pukul 09.00 WIB di Rumah Betang Eka Tingang Nganderang.
“Besok acaranya jam 09.00 WIB, kemarin kita undang, siapa saja kita undang,” ujar Gubernur Kalteng dengan senyum ramah menutup perbincangan.
Momentum Bahagia dan Simbol Kebersamaan
Pernikahan Deden Wigustianto dan Bunga Aulia Kinanty bukan hanya menjadi momen penuh kebahagiaan bagi keluarga besar Gubernur Agustiar Sabran, tetapi juga menjadi simbol kehangatan dan keterbukaan antara pemimpin daerah dan masyarakat.
Dengan konsep adat dan nuansa kekeluargaan yang kental, prosesi pernikahan ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat Kalimantan Tengah. (RH)





