Diserbu Wajib Pajak, Kantor KPP Pratama Palangka Raya Dipadati Antrean Coretax Sejak Dini Hari

Palangka Raya, Pradanamedia – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Palangka Raya dipadati warga yang ingin mengurus administrasi perpajakan melalui sistem Coretax. Lonjakan wajib pajak terlihat sejak awal tahun, bahkan sebagian masyarakat rela datang sejak dini hari demi mendapatkan nomor antrean.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean panjang terjadi sejak pagi. Sejumlah wajib pajak disebut sudah berada di kantor pajak sejak sekitar pukul 04.00 WIB untuk mengamankan antrean pelayanan. Tingginya kedatangan masyarakat ini dipicu oleh penerapan penuh sistem administrasi perpajakan berbasis aplikasi Coretax DJP yang mulai digunakan secara luas.
Kepala KPP Pratama Palangka Raya, Yusan Jubiantara, mengungkapkan bahwa lonjakan pengunjung sebenarnya sudah terlihat sejak akhir 2025 hingga awal 2026. Antusiasme masyarakat untuk mengurus aktivasi akun dan berbagai layanan perpajakan melalui Coretax membuat kantor pelayanan pajak dipadati wajib pajak setiap hari kerja.
Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, pihak KPP membuka hingga 22 loket pelayanan yang dioperasikan dalam dua shift. Puluhan petugas juga disiagakan setiap hari guna mempercepat proses pelayanan bagi masyarakat yang datang langsung ke kantor pajak.
Meski demikian, pihak KPP juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pengurusan administrasi perpajakan. Kebiasaan datang di waktu-waktu mendekati tenggat dinilai menjadi salah satu faktor utama membludaknya antrean di kantor pelayanan pajak.
Selain itu, masyarakat juga diimbau memahami pentingnya pajak sebagai sumber utama pendapatan negara. Dana yang dihimpun dari sektor pajak menjadi penopang berbagai program pembangunan, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur.
Jika Anda mau, saya juga bisa buatkan 3–5 alternatif judul yang lebih “klikbait media online” seperti gaya portal berita agar CTR pembaca lebih tinggi. (AK)





