30 Putra-Putri Puncak Jaya Dikukuhkan sebagai Paskibra, Siap Kibarkan Merah Putih dan Isi Kemerdekaan dengan Prestasi

MULIA, PUNCAK JAYA — Sebanyak 30 putra-putri terbaik Kabupaten Puncak Jaya resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kabupaten Puncak Jaya. Mereka mendapat amanah untuk mengibarkan Sang Merah Putih dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Sasana Kaonak, Kantor Bupati Puncak Jaya, Minggu (16/8/2026), dan dipimpin langsung oleh Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., M.M. Hadir pula Wakil Bupati Puncak Jaya Mus Kogoya, S.E., M.M., Pj. Sekda Puncak Jaya Yubelina Enumbi, S.E., M.M., jajaran Forkopimda serta sejumlah undangan.
Pengukuhan tersebut menjadi puncak dari rangkaian pembinaan dan latihan yang telah dijalani para anggota Paskibra. Tidak hanya ditempa dalam kemampuan baris-berbaris, mereka juga dibentuk untuk memiliki karakter disiplin, tanggung jawab, kekompakan dan jiwa nasionalisme.

Dalam arahannya, Bupati Yuni Wonda mengapresiasi kerja keras dan kesungguhan seluruh anggota Paskibra selama mengikuti proses latihan. Menurutnya, menjadi Paskibra merupakan sebuah kehormatan karena tidak semua generasi muda mendapatkan kesempatan untuk mengemban amanah tersebut.
“Menjadi Paskibra adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Kalian adalah putra-putri terbaik yang dipercaya untuk mengemban tugas negara dalam mengibarkan bendera Merah Putih,” ujar Yuni Wonda.
Ia berpesan agar para anggota Paskibra tetap menjaga disiplin, kesehatan, kekompakan dan konsentrasi hingga seluruh rangkaian tugas selesai.“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, percaya diri dan semangat. Tunjukkan bahwa anak-anak muda Puncak Jaya mampu memberikan yang terbaik untuk daerah dan bangsa,” pesannya.
Bagi Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, Paskibra bukan hanya bagian dari seremoni peringatan kemerdekaan. Mereka diharapkan menjadi contoh nyata bagi generasi muda bahwa semangat nasionalisme harus diwujudkan melalui sikap, perilaku dan karya nyata.Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi pengingat bahwa perjuangan mengisi kemerdekaan tidak berhenti setelah upacara selesai. Generasi muda memiliki peran penting untuk meneruskan cita-cita para pejuang melalui pendidikan, prestasi, kedisiplinan, kreativitas, persatuan serta pengabdian kepada masyarakat dan daerah.
Semangat kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi energi positif untuk membangun Puncak Jaya. Anak-anak muda diharapkan tidak hanya bangga menjadi bagian dari upacara, tetapi juga mampu menjadi generasi yang berprestasi, menjaga persatuan, menghormati keberagaman dan ikut mengambil bagian dalam pembangunan bangsa.
Suasana haru dan kebanggaan terlihat sepanjang prosesi pengukuhan. Dengan seragam kebanggaan dan sikap tegap, 30 anggota Paskibra menunjukkan kesiapan untuk menjalankan tugas pada detik-detik sakral peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.Pengukuhan ini sekaligus menandai kesiapan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menyambut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Di balik tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tersimpan pesan besar tentang persatuan, pengabdian dan tanggung jawab generasi penerus bangsa.Kini, 30 putra-putri terbaik Puncak Jaya telah siap menjalankan amanah. Mereka akan berdiri tegap membawa semangat Merah Putih, bukan hanya untuk mengibarkan bendera, tetapi juga menjadi simbol generasi muda yang siap mengisi kemerdekaan dengan prestasi, persatuan, kerja keras dan pengabdian bagi Puncak Jaya serta Indonesia. (AK)






