PRADANA MEDIA

JUJUR, TEPAT DAN TERPERCAYA

LOKAL SOSIAL BUDAYA

Isen Mulang 2026 Hidupkan GOR Palangka Raya, Dari Menjawet Uwei hingga Perebutan Mahkota Jagau Nyai

Bagikan Berita

Palangka Raya, Pradanamedia – Festival Budaya Isen Mulang 2026 kembali menjadi ruang pertemuan budaya, tradisi dan semangat generasi muda Kalimantan Tengah. Rangkaian kegiatan yang dipusatkan di kawasan GOR Serba Guna Kota Palangka Raya berlangsung meriah dan dipadati peserta serta masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota di Kalteng.

Salah satu agenda yang menyita perhatian yakni lomba keterampilan tradisional menjawet uwei. Kompetisi ini menjadi simbol upaya menjaga warisan budaya Dayak agar tetap hidup di tengah arus modernisasi. Perwakilan Kabupaten Murung Raya berhasil keluar sebagai juara pertama dengan skor tertinggi 1.351, disusul Kabupaten Kapuas dan Kota Palangka Raya.

Persaingan juga berlangsung ketat pada cabang Lawang Sekepeng yang diikuti berbagai perguruan dan komunitas budaya dari seluruh Kalimantan Tengah. Pada kategori putra, Kuntau Bangkuy Kabupaten Katingan berhasil meraih posisi teratas setelah unggul tipis dari PPSI Palangka Raya dan Perguruan Sidtinjek.

Sementara pada kategori putri, dominasi Katingan kembali terlihat melalui Kuntau Bangkuy Selamat yang keluar sebagai juara pertama. Posisi berikutnya ditempati IAHN TP Palangka Raya dan Sidtinjek Kalimantan dari Kabupaten Kapuas.

Malam puncak Festival Budaya Isen Mulang semakin semarak melalui Grand Final Jagau Nyai Kalimantan Tengah 2026 yang digelar di Gedung GOR Serba Guna Jalan Tjilik Riwut. Ribuan masyarakat memadati arena untuk menyaksikan penobatan putra-putri budaya terbaik Bumi Tambun Bungai.

Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah, jajaran Forkopimda, tokoh adat, dewan juri hingga tamu undangan dari berbagai daerah.

Ketua TP PKK Kalteng Ny. Aisyah Thisia Agustiar Sabran dalam sambutannya menegaskan bahwa Jagau Nyai bukan sekadar ajang mencari pemenang atau simbol kecantikan dan ketampanan semata. Menurutnya, para finalis diharapkan menjadi generasi muda yang mampu memberi kontribusi nyata bagi daerah, mulai dari pendidikan, promosi wisata hingga perlindungan perempuan dan anak.

Ia juga menyoroti absennya Kabupaten Kotawaringin Timur dalam ajang tahun ini dan berharap seluruh daerah dapat kembali berpartisipasi pada pelaksanaan berikutnya.

“Jagau Nyai harus hadir nyata di tengah masyarakat dan mampu mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.

Pada kategori Jagau Putra, wakil Kabupaten Kotawaringin Barat sukses meraih gelar juara pertama. Posisi kedua ditempati Pulang Pisau, sedangkan Sukamara berhasil masuk tiga besar.

Di kategori Nyai Putri, wakil Kabupaten Gunung Mas keluar sebagai juara utama. Posisi kedua diraih Barito Selatan, sementara Kota Palangka Raya menempati peringkat ketiga.

Selain agenda budaya, kawasan GOR Serba Guna juga diramaikan pelaksanaan Kalteng Expo yang menghadirkan berbagai stan pameran pemerintah daerah, UMKM hingga produk unggulan lokal. Kehadiran expo tersebut memperlihatkan upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggabungkan promosi ekonomi daerah dengan pelestarian budaya dalam satu panggung besar.

Festival Budaya Isen Mulang tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menunjukkan bagaimana budaya lokal tetap memiliki ruang kuat di tengah perubahan zaman dan perkembangan industri kreatif daerah. (AK)


Bagikan Berita

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *