
JAKARTA/PRADANAMEDIA – Gejolak geopolitik global yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai berdampak nyata pada industri penerbangan nasional. Lonjakan harga minyak dunia serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS membuat beban operasional maskapai meningkat tajam.
Situasi ini mendorong Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) untuk mengajukan permohonan kepada pemerintah agar dilakukan penyesuaian tarif, khususnya kenaikan fuel surcharge dan Tarif Batas Atas (TBA) tiket pesawat domestik.Sekretaris Jenderal INACA, Bayu Sutanto, menilai kondisi ekonomi global saat ini sudah tidak lagi berpihak pada industri penerbangan. Ia menyebut dua faktor utama yang menjadi tekanan terbesar adalah harga avtur yang melonjak dan kurs dolar AS yang terus menguat.
Menurutnya, perubahan nilai tukar menjadi pukulan berat bagi maskapai, mengingat sebagian besar biaya operasional—sekitar 70 persen—menggunakan mata uang dolar AS. Sebagai perbandingan, saat kebijakan TBA ditetapkan pada 2019, kurs masih berada di kisaran Rp14 ribuan, sedangkan pada Maret 2026 telah menembus Rp17 ribu atau naik lebih dari 20 persen.
Di sisi lain, harga avtur juga mengalami kenaikan signifikan. Jika pada 2019 berada di kisaran Rp10.442 per liter, kini telah melonjak menjadi Rp14.000 hingga Rp15.500 per liter. Kenaikan ini semakin memperberat biaya operasional maskapai.
Tak hanya itu, konflik di kawasan Timur Tengah turut memengaruhi jalur penerbangan internasional. Sejumlah maskapai terpaksa mengambil rute memutar demi menghindari wilayah rawan, yang berdampak pada bertambahnya durasi penerbangan serta konsumsi bahan bakar.
INACA memperkirakan tekanan biaya ini masih akan berlanjut seiring potensi kenaikan harga minyak global akibat krisis geopolitik.
Sementara itu, Kementerian Perhubungan menyatakan tengah mencermati usulan kenaikan tarif sebesar 15 persen tersebut. Pemerintah menegaskan akan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk daya beli masyarakat, sebelum mengambil keputusan terkait penyesuaian tarif tiket pesawat. (AK)






