Jelang Lebaran, Gubernur Agustiar Sabran Salurkan Banpres dan Program KHBS untuk Ribuan Warga Kotim

Sampit, Pradanamedia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mempercepat penyaluran berbagai bantuan sosial guna menjaga ketahanan pangan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah tersebut sampdiwujudkan melalui penyerahan Bantuan Presiden (Banpres) serta penyaluran program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Agustiar Sabran pada kegiatan yang dipusatkan di kawasan Pasar Sampit, Senin (16/3/2026). Kegiatan ini turut dirangkai dengan pelaksanaan pasar murah bersubsidi serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan kehadiran pemerintah bersama jajaran Forkopimda merupakan wujud nyata perhatian negara terhadap kebutuhan masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika kebutuhan bahan pokok meningkat.Ia juga menekankan pentingnya program layanan kesehatan gratis yang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan mudah dan tanpa biaya.
Selain bantuan sosial jangka pendek, Pemprov Kalteng juga menjalankan program Kartu Huma Betang Sejahtera sebagai skema bantuan berkelanjutan bagi masyarakat. Untuk wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, tercatat sebanyak 28.492 keluarga penerima manfaat yang masuk dalam program tersebut.Gubernur menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari tingkat kabupaten hingga perangkat RT dan RW, untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar serta tepat sasaran.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, dalam laporannya menyampaikan bahwa Bantuan Presiden yang disalurkan di Kalimantan Tengah mencakup 205.140 kepala keluarga. Khusus untuk Kabupaten Kotawaringin Timur, dialokasikan sebanyak 37.754 paket bantuan berisi beras 20 kilogram dan minyak goreng 2 liter untuk periode Februari hingga Maret 2026.Selain itu, pemerintah juga menyediakan 2.000 paket sembako dalam program pasar murah dengan nilai Rp147.000 yang disubsidi hingga hanya Rp10.000 per paket agar lebih terjangkau bagi masyarakat.Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah, pemerintah turut menyiapkan berbagai kebutuhan pokok seperti 15 ton beras premium, ratusan kilogram bawang dan cabai, 1.200 kilogram gula, serta telur dan ikan segar yang dijual dengan harga di bawah pasaran.Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga pangan menjelang Lebaran. (AK)





