Sekretariat DAD Kotim Nyatakan Dukungan, Tegaskan Polri Perlu Tetap di Bawah Presiden

Pradanamedia, Kotawaringin Timur – Dukungan agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada secara struktural langsung di bawah Presiden Republik Indonesia kembali disampaikan oleh unsur masyarakat adat. Kali ini, dukungan datang dari SAPARUDIN, B.Sc, Kepala Sekretariat Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotawaringin Timur, dalam hal ini sekaligus mewakili segenap pengurus DAD Kotim.
Dalam pernyataannya, Saparudin menilai posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan nasional serta memperkuat independensi kepolisian dalam menjalankan tugas penegakan hukum. Menurutnya, struktur tersebut juga mempermudah koordinasi Polri dengan berbagai unsur pemerintah maupun masyarakat, termasuk masyarakat adat, dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan sosial.
Ia menyampaikan bahwa selama ini Polri telah menunjukkan kinerja yang cukup baik, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Kehadiran Polri, menurutnya, sangat dirasakan manfaatnya dalam menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif.
“Sebagai perwakilan pengurus Dewan Adat Dayak Kotim, kami mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden. Polri memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Saparudin juga mengapresiasi berbagai upaya Polri dalam membangun komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat adat. Ia menilai sinergi antara Polri dan masyarakat adat sangat penting dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal serta memperkuat stabilitas sosial di daerah.
Meski demikian, ia berharap Polri terus melakukan pembenahan internal, khususnya dalam sistem rekrutmen anggota kepolisian. Menurutnya, proses penerimaan anggota Polri perlu semakin mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas agar mampu menghasilkan personel yang berintegritas dan berkualitas.
Ia menambahkan bahwa sistem rekrutmen yang bersih dan terbuka akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian serta memperkuat citra Polri sebagai lembaga yang modern dan terpercaya.
Saparudin menegaskan Dewan Adat Dayak Kotim bersama masyarakat adat siap mendukung Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Ia berharap Polri terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan demi mewujudkan institusi kepolisian yang semakin profesional, berintegritas, dan dicintai masyarakat. (AK)





