PRADANA MEDIA

JUJUR, TEPAT DAN TERPERCAYA

INTERNASIONAL OPINI PUBLIK

Di Tengah Ibadah Umroh, Kepala Kemenag Kotim Sampaikan Dukungan untuk Polri dan Tekankan Pentingnya Menjaga Marwah Penegakan Hukum

Bagikan Berita

Pradanamedia, Makkah – Dukungan dan do’a terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) agar tetap berada secara struktural langsung di bawah Presiden Republik Indonesia turut disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Dosen S2 UIN Palangka Raya, Dr. H. Nur Widiantoro, S.Ag., M.Pd. Dukungan dan Do’a tersebut disampaikannya di sela-sela pelaksanaan ibadah umroh di makkah Al Mukharomah.

Dalam pernyataannya, Dr. Nur Widiantoro menilai posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden memiliki peran strategis dalam menjaga independensi serta memperkuat fungsi kepolisian dalam menegakkan hukum secara adil dan profesional.

Menurutnya, Polri memegang tanggung jawab besar sebagai institusi penegak hukum yang menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keadilan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, menjaga marwah atau kehormatan institusi kepolisian di hadapan hukum merupakan hal yang sangat penting.

Ia menegaskan bahwa marwah kepolisian tercermin dari sikap profesional, integritas, serta komitmen aparat dalam menegakkan hukum secara objektif tanpa diskriminasi. Kepercayaan masyarakat terhadap Polri, lanjutnya, sangat bergantung pada konsistensi penegakan hukum yang berlandaskan nilai keadilan dan moralitas.

“Polri merupakan institusi yang menjadi simbol keadilan dan ketertiban. Karena itu, menjaga marwah kepolisian di depan hukum harus menjadi komitmen seluruh jajaran agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” ungkapnya.

Dr. Nur Widiantoro juga memberikan apresiasi terhadap berbagai upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai kinerja Polri saat ini menunjukkan perkembangan yang semakin baik, khususnya dalam mengedepankan pendekatan humanis serta profesionalitas dalam menjalankan tugas.

Meski demikian, ia menilai Polri perlu terus memperkuat pembinaan sumber daya manusia, terutama dalam sistem rekrutmen anggota kepolisian. Ia berharap proses seleksi dapat semakin mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas sehingga mampu melahirkan personel Polri yang berintegritas dan berkualitas.

Menurutnya, sistem rekrutmen yang bersih dan terbuka akan menjadi fondasi penting dalam menjaga citra serta kehormatan institusi kepolisian di masa mendatang. Selain itu, langkah tersebut juga diyakini dapat meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

Dr. Nur Widiantoro menegaskan pihaknya bersama masyarakat siap mendukung Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, serta berharap Polri terus berbenah demi mewujudkan institusi yang semakin profesional, modern, dan terpercaya. (AK)


Bagikan Berita

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *