PRADANA MEDIA

JUJUR, TEPAT DAN TERPERCAYA

LOKAL OPINI PUBLIK

Kepala Desa Muara Bumban Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

Bagikan Berita

Pradanamedia, Murung Raya – Dukungan agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada secara struktural di bawah Presiden Republik Indonesia kembali disampaikan oleh tokoh pemerintahan desa. Kali ini, dukungan tersebut datang dari Budi Wahyono, Kepala Desa Muara Bumban.

Budi Wahyono menegaskan bahwa posisi Polri langsung di bawah Presiden merupakan bentuk penguatan kelembagaan yang penting untuk menjaga independensi, netralitas, serta profesionalitas aparat kepolisian dalam menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum dan pelayan masyarakat.

“Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan. Oleh karena itu, sudah tepat jika Polri berada langsung di bawah Presiden dan tidak berada di bawah kementerian tertentu,” ujarnya.

Menurutnya, apabila Polri ditempatkan di bawah kementerian, dikhawatirkan akan muncul kepentingan sektoral yang dapat memengaruhi objektivitas dan kinerja kepolisian. Dengan struktur yang ada saat ini, Polri dinilai lebih leluasa bersikap netral dan fokus pada kepentingan masyarakat luas.

Sebagai kepala desa, Budi Wahyono juga menyampaikan apresiasi terhadap peran Polri yang selama ini aktif menjaga stabilitas keamanan di tingkat desa, termasuk dalam kegiatan pembinaan masyarakat, penyelesaian konflik sosial, serta pengawalan program pembangunan.

Ia berharap ke depan Polri terus meningkatkan pelayanan publik, mengedepankan pendekatan humanis, serta semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat.

“Harapan kami, Polri semakin profesional, dicintai rakyat, dan selalu hadir sebagai pelindung serta pengayom masyarakat. Dengan Polri yang kuat dan dipercaya, pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan dengan aman dan kondusif,” pungkasnya. (AK)



Bagikan Berita

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *