Menapak Jejak Langit: Masjid Agung Darun Najah Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H
Pradanamedia/Gunung Mas – Masjid Agung Darun Najah yang berlokasi di Jalan Letjen Soeprapto, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, dipenuhi jamaah dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah, Selasa malam (14/1/2025). Kegiatan keagamaan tersebut dimulai sekitar pukul 19.45 WIB dan berlangsung dengan penuh kekhusyukan.
Acara peringatan Isra Mi’raj ini dihadiri sejumlah tokoh agama serta unsur Forkopimda, di antaranya Wakapolres Gunung Mas KOMPOL Indras Purwoko, S.H. Hadir pula para ulama dan habaib seperti Ustaz Muhammad Isnaini Subhan, S.Pd.I selaku penceramah utama, Habib Husiein, Habib Farhan, Habib Ahmad, serta tokoh agama lainnya seperti Haji Fahmi, Ustaz Rozak, Ustaz Saufi, Ustaz Sayuti, dan Ustaz Wasil.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Muhammad Isnaini Subhan mengajak jamaah untuk senantiasa memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, dan seluruh umat beriman hingga akhir zaman. Ia menekankan bahwa shalawat merupakan bentuk cinta sekaligus penguat iman umat Islam.
Lebih lanjut, ia mengulas perjalanan-perjalanan besar Rasulullah SAW yang sarat dengan nilai spiritual dan perjuangan. Tiga peristiwa monumental tersebut meliputi hijrah dari Makkah ke Yatsrib (Madinah), peristiwa Fathu Makkah yang bertepatan dengan haji wada’, serta peristiwa agung Isra Mi’raj yang terjadi setahun sebelum hijrah atau pada tahun kesepuluh kenabian.
Menurutnya, Isra Mi’raj mengandung makna perjalanan dari kesucian menuju kesucian, yang menegaskan bahwa kehidupan seorang Muslim hendaknya dimulai, dijalani, dan diakhiri dengan nilai-nilai kesucian. Dalam peristiwa tersebut, Nabi Muhammad SAW juga dipertemukan dengan para nabi terdahulu sebagai bentuk penguatan mental dan spiritual, karena mereka pun mengalami ujian berat dalam menjalankan amanah dakwah.
Ia menambahkan, dari sudut pandang tasawuf, Isra Mi’raj dimaknai sebagai perjalanan meninggalkan kehidupan dunia yang fana menuju alam ketuhanan yang abadi. Perjalanan spiritual ini menjadi cita-cita luhur setiap Muslim untuk meraih derajat tertinggi berupa keridaan dan pengenalan hakiki kepada Allah SWT.
Rangkaian peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H di Masjid Agung Darun Najah ditutup sekitar pukul 22.00 WIB dengan doa bersama, berlangsung aman, tertib, dan penuh hikmah. (AK)





