Dua Penambang Emas Tradisional di Gunung Mas Tewas Tersambar Petir Saat Hujan Lebat
Pradanamedia/Gunung Mas – Dua penambang emas tradisional dilaporkan meninggal dunia akibat tersambar petir di kawasan Pematang Tamiang, Desa Tanjung Riu, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Selasa (23/12/2025).
Informasi kejadian tersebut diterima petugas piket Polsek Kurun sekitar pukul 20.00 WIB dari warga setempat. Peristiwa nahas itu terjadi di area tambang emas tradisional yang masih beroperasi saat cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut.
Kedua korban diketahui bernama David Kasanova alias Bapa Vano (38), warga Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, serta Jakarya Okta Pamungkas (22), warga Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau.
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula sekitar pukul 13.40 WIB. Saat itu hujan deras disertai petir mengguyur lokasi tambang. Kedua korban kemudian berteduh di sebuah pondok kerja yang berada tidak jauh dari area penambangan, sementara saksi masih beraktivitas di sekitar lokasi.
Tak berselang lama, petir menyambar pondok tempat korban berlindung. Saksi mengaku sempat mendengar teriakan sebelum mendatangi lokasi dan mendapati kedua korban telah meninggal dunia di tempat kejadian.
Melihat kejadian tersebut, saksi meminta bantuan warga sekitar dan segera menghubungi pihak keluarga. Selanjutnya, korban dievakuasi ke rumah duka.
Pihak keluarga korban menyatakan menolak dilakukan visum dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Keluarga juga menyampaikan tidak akan membuat laporan resmi ke pihak kepolisian serta akan membuat pernyataan tertulis bahwa kematian korban murni akibat kecelakaan alam.. (AK)





